Jurnal
Analisis Interaksi Gempabumi Di Wilayah Palung Manokwari Berdasarkan Perubahan Coulomb Stress
Gempabumi ganda dengan magnitudo momen 7,7 dan 7,4 mengguncang
wilayah Kepala Burung Pulau Papua pada tanggal 4 Januari 2009. Kejadian ini
merupakan gempabumi terbesar yang pernah terjadi di zona subduksi Palung
Manokwari. Analisis perubahan nilai coulomb stress dilakukan untuk
menunjukkan bahwa gempabumi ini terjadi sebagai hasil dari proses pemicuan
oleh kejadian gempabumi signifikan sebelumnya. Data mekanisme sumber
diambil dari Global Centroid Moment Tensor (GCMT) berupa dua parameter
bidang nodal untuk tiap gempabumi. Penentuan bidang nodal yang sebenarnya
dilakukan dengan analisis tektonik dan distribusi gempabumi susulan yang
sebelumnya telah direlokasi menggunakan Modified Joint Hypocenter
Determination (MJHD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan nilai
coulomb stress dapat memicu terjadinya gempabumi berikutnya. Sebaliknya
wilayah dengan perubahan coulomb stress negatif atau menurun menunjukkan
wilayah penelitian tersebut telah melepaskan stress. Terdapat 4 kejadian
gempabumi signifikan sejak tahun 2000 dengan Mw ≥ 6,0 yang saling berkaitan
hingga kemudian memicu terjadinya gempabumi besar tahun 2009 ini. Analisis
interaksi gempabumi di wilayah Palung Manokwari menunjukkan bahwa lokasi
gempabumi selanjutnya berada di wilayah peningkatan coulomb stress
gempabumi sebelumnya dengan nilai berkisar antara 0,1 hingga 1 bar.
| JURPDFG16016.1 | 55.221 DAN a | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain