Skripsi
KAJIAN DAMPAK MADDEN JULIAN OSCILLATION (MJO) TERHADAP CURAH HUJAN DI BEBERAPA WILAYAH SUMATRA (Studi Kasus Tahun 2016)
Indonesia merupakan wilayah dengan iklim tropis yang memiliki jumlah curah hujan cukup besar tipa tahunnya. Hujan di Indonesia dipengaruhi oleh banyak faktor cuaca baik dalam skala lokal, regional, maupun global. Madden Julian Oscillation (MJO) merupakan variabilitas intraseasonal atau variabilitas yang terjadi di dalam suatu musim yang berupa sekumpulan awan yang terbentuk dari Samudra Hindia yang kemudian bergerak ke arah timur di wilayah equator, dimana awan ini membawa kandungan uap air yang cukup untuk mendorong terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Pada penelitian ini dilakukan analisis data observasi curah hujan tahun 2016 beberapa titik diwilayah Indonesia bagian barat yang kemudian dibandingkan dengan curah hujan normal wilayah tersebut untuk melihat ekspansi awal efek MJO terhadap curah hujan. Kemudian dilihat pengaruh MJO terhadap penambahan maupun pengurangan curah hujan dengan menggunakan data spasial dari GSMap. Hasil analisis dari data observasi ini kemudian dibandingkan dengan hasil analisis dari data spasial untuk melihat bagaimana kedekatannya. Hasil penelitian menunjukan bahwa MJO memberikan pengaruh terhadap curah hujan yang terjadi di wilayah kajian, dimana terjadi penambahan maupun pengurangan yang terjadi pada saat MJO berada di fase aktif. Tahun 2016 dianggap mengalami divergen melihat ketidaksesuaian dampak yang ditimbulkan MJO terhadap curah hujan pada tahun tersebut, hal ini dapat terjadi karena pengaruh topografi yang berbeda disetiap wilayah penelitian. Hasil yang didapat dari data observasi cukup menunjukan perbedaan jika dibandingkan dengan data satelit, hal ini disebabkan oleh luasan data observasi yang hanya memiliki satu titik sedangkan data satelit merupakan data spasial dengan luasan yang lebih besar.
| 201751115.1 | M 17 115 VAD k | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain