Skripsi
KAJIAN METEOROLOGI TERKAIT HUJAN EKSTREM DI BIMA TANGGAL 28 JUNI 2016
Terjadi hujan dengan intensitas ekstrem diatas 100 milimeter per hari di beberapa pos hujan di Bima Nusa Tenggara Barat pada tanggal 28 Juni 2016, tingginya curah hujan yang terjadi di beberapa lokasi mengakibatkan banjir di wilayah tersebut. Kejadian hujan ekstrem di wilayah Bima ini patut untuk dikaji, hal ini disebabkan pada saat kejadian hujan yang disertai banjir terjadi pada saat musim kemarau secara klimatologinya. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi atmosfer pada saat sebelum, saat kejadian dan setelah hujan ekstrem di Bima dengan cara mengkaji kondisi cuaca menurut skalanya yaitu global, regional dan lokal pada tanggal 26 – 30 Juni 2016.
Penelitian ini menggunakan data peta anomali SST global, anomali SST Nino 3.4, angin gradien, MSLP, curah hujan harian pos, diagram MJO, peta OLR, reanalysis ECMWF, satelit Himawari-8 dan data pengamatan sinoptik. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa hujan ekstrem tersebut disebabkan oleh kondisi cuaca yang berdasarkan skalanya saling mandukung dan mempengaruhi. Sirkulasi Eddy di laut Jawa menyebabkan pembentukan konvergensi di atas wilayah Bima yang membawa massa udara yang hangat dan basah dari laut Flores dan laut Banda termampatkan di wilayah Bima yang memicu pertumbuhan awan konvektif. Pantauan citra satelit terlihat pertumbuhan awan Cumulonimbus giat pada malam – pagi hari di wilayah Bima dengan nilai suhu puncak awan terendah mencapai -77,1°C. Sedangkan kondisi cuaca lokal yang mendukung antara lain kondisi kelembaban udara yang basah mencapai lapisan atas dan nilai vortisitas serta kecepatan gerak vertikal di wilayah tersebut.
| 201751128.1 | M 14 128 MUR k | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain