Buku
Komunikasi Dalam Mitigasi Bencana Gempabumi Dan Tsunami
Indonesia terletak di persimpangan empat lempeng utama dunia, menyebabkannya kaya akan sumber daya mineral. Namun, di sisi lain, memiliki aktivitas gempa bumi yang tinggi, sehingga sebagian daerah memiliki potensi bencana alam berupa gempa bumi dan tsunami. Secara khusus, Selat Sunda dan sekitarnya merupakan hasil pertemuan 2 (dua) Lempeng Eurasia dan Lempeng India-Australia, sehingga menghasilkan kawasan yang: (1) memiliki aktivitas seismik yang tinggi, termasuk menimbulkan tsunami; (2) memiliki peningkatan aktivitas Gunung Berapi (Gunung Anak Krakatau), di mana telah terjadi beberapa letusan yang menyebabkan Tsunami Non-Tektonik, antara lain pada tanggal 26-27 Agustus 1883 (letusan gunung api paling hebat dalam sejarah), yang menimbulkan dampak sebagai berikut: (1) Letusan besar terakhir terdengar setidaknya hingga 3.000 mil; (2) menimbulkan setidaknya 36.417 korban jiwa karena tsunami; (3) melepaskan 20 juta ton sulfur ke atmosfer; (4) menyebabkan musim dingin vulkanik (suhu global menurun dengan ratarata 1.2 °C selama 5 tahun).
| B0002675.1 | 363.3495014 ADI k | My Library (Rak Ilmu Sosial) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain