Tugas Akhir
ANALISA FREKUENSI HUJAN DAN THUNDERSTORM DI STASIUN METEOROLOGI CURUG PERIODE 2001-2010
ABSTRAK
Stasiun Meteorologi Budiarto Curug yang telah beroprasi sejak tahun 1950
atas dasar permintaan Bandar Udara Budiarto Curug untuk melayani dan mendukung
penerbangan taruna/i Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI). Dengan
demikian pelayanan jasa penerbangan sangat dibutuhkan. Oleh sebab itu hujan dan
thunderstorm menjadi perhatian khusus bagi operasi penerbangan, namun tidak
setiap hujan selalu disertai dengan thunderstorm, data yang dipakai yaitu data synop
hujan dan thunderstorm selama sepuluh tahun dari tahun 2001 sampai 2010.
Analisa data di bukukan dengan memisahkan antara hujan disertai
thunderstorm dan thunderstorm tanpa disertai hujan kemudian mencari nilai rata-rata
dan frekuensinya. Dari hasil anlisa diperoleh, pada musim hujan yaitu bulan Januari
dan Februari, hujan yang disertai thunderstorm jumlahnya tinggi yaitu 155 hari,
sedangkan jumlah kejadian thunderstorm tanpa disertai hujan jumlahnya sebanyak
34 hari guruh. Berbeda pada Musim peralihan/transisi (musim hujan ke musim
kemarau atau musim kemarau ke musim hujan), yaitu pada bulan April, Mei dan
Oktober, November, thunderstorm tanpa disertai hujan meningkat jumlah hari
guruhnya atau mencapai maximumnya pada bulan April dan November yaitu
sebanyak 74 hari guruh.
| 20121013.1 | 551 RIY a | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain