Tugas Akhir
KAJIAN OPTIMALISASI RUNWAY TERHADAP ANGIN PERMUKAAN BANDARA H. ASAN SAMPIT
ABSTRAK
Dalam operasi penerbangan dikenal ada tiga tahapan yaitu lepas
landas (Take Off), menjelajah (Cruising), dan mendarat (Landing). Dari
tiga tahapan tersebut yang sangat rawan dalam keselamatan penerbangan
adalah lepas landas dan mendarat, karena banyak kecelakaan pesawat
terjadi pada saat tahapan tersebut.
Analisis variasi arah dan kecepatan angin permukaan dominan
terhadap arah landasan pacu untuk keselamatan penerbangan dengan
metode kembang angin (windrose) dilakukan di Stasiun Meteorologi H.
Asan Sampit.
Keadaan angin di Bandara H. Asan Sampit pada tahun 2007 – 2011
pada jam 00.00-12.00 UTC umumnya angin dominan dari Selatan Tenggara
dengan prosentase 9,8%. Angin calm dengan prosentase 18,4%. Kecepatan
maksimumnya ≥ 21 knot, dan kecepatan dominannya 1-5 knot dengan
persentase 45,9%.
Arah dan kecepatan angin dari tahun 2007-2011 menunjukkan bahwa
dalam 5 tahun terakhir arah landasan pacu (R13 / R31) masih sesuai dengan
arah angin dominan, hal ini dikarenakan arah angin dominan adalah dari
arah Selatan Tenggara dan bukan merupakan arah crosswind (tegak lurus
dengan arah runway).
| 20121023.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain