Tugas Akhir
PEMETAAN WILAYAH ZONA MUSIM KABUPATEN BANYUWANGI
ABSTRAK
Dalam rangka meningkatkan ketepatan informasi Iklim di Indonesia,
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika telah membuat Zona Musim
(ZoM) yang meliputi seluruh wilayah Indonesia. Namun Zona Musim yang
ada sekarang masih luas cakupan wilayahnya. Dengan demikian diperlukan
pembuatan Zona Musim dengan cakupan wilayah yang lebih sempit, yaitu
dalam skala Kabupaten. Hal ini sangat berguna sebagai informasi Iklim untuk
tiap kecamatan yang terdapat di wilayah Kabupaten tersebut.
Metode dalam pembuatan Zona Musim skala Kabupaten ini adalah
Metode Cluster Analysis dan data curah hujan selama 15 tahun (1996-2010),
dari 20 pos hujan yang tersebar di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Dengan
Metode Cluster Analysis dapat diperoleh daerah-daerah yang memiliki tipe
hujan yang sama. Kemudian daerah-daerah tersebut dikelompokkan menjadi
satu wilayah tipe hujan yang memiliki karakteristik tertentu.
Berdasarkan hasil pewilayahan pola hujan bulanan, di Kabupaten
Banyuwangi terdapat 4 pola hujan yang berbeda. Dicirikan oleh panjang
musim kemarau, panjang musim hujan, dan jumlah curah hujan setiap periode
musimnya. Tipe hujan Kabupaten Banyuwangi umumnya Tipe Monsunal.
ZoM 1 Musim Kemarau berlangsung pada April-Nopember, sedangkan
Musim Hujan berlangsung pada Desember-Maret. ZoM 2 Musim Kemarau
berlangsung pada April-Nopember, sedangkan Musim Hujan berlangsung
pada Desember-Maret. ZoM 3 Musim Kemarau berlangsung pada Mei-
Oktober, sedangkan Musim Hujan berlangsung pada Nopember-April. ZoM 4
Musim Kemarau berlangsung pada Juli-September, sedangkan Musim Hujan
berlangsung pada Oktober-Juni.
| 20121029.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain