Tugas Akhir
MENGHITUNG KONVEKTIVITAS UDARA DENGAN METODE PARCEL DI CENGKARENG
ABSTRAK
Indonesia merupakan wilayah dengan proses konveksi yang paling aktif di dunia. Selain berperan penting dalam perpindahan dan distribusi massa dan energi di atmosfer, proses pembentukan, pertumbuhan dan perkembangan awan juga didominasi oleh proses konveksi ini. Misalnya pembentukan, pertumbuhan dan perkembangan awan cumuluscongestus dan cumulonimbus.
Prosesnya begitu menarik perhatian, karena berlangsung singkat dengan fenomena lanjutan yang tidak kalah menariknya, misal saja shower, hailstone, gust, serta thunder dan lightning. Dengan demikian, mempelajari konveksi udara hingga seberapa tinggi gugus udara dimaksud melambung, dipandang sangat penting untuk mempelajari pembentukan cuaca di wilayah tropik, khususnya Indonesia.
Analisa konvektivitas dalam hal ini dilakukan terbatas pada aspek single point (station) analysis secara komputasi menggunakan metoda parcel atau gugus udara. Wilayah penelitian yang dipakai adalah Stasiun Meteorologi Klas 1 Cengkareng dengan tanggal penelitian 4 Agustus 2009 (12 UTC), dan 3 Januari 2010 (00 UTC).
Hasil penghitungan berupa ketinggian, kecepatan gugus, dan waktu yang diperlukan untuk melakukan konveksi dan osilasi. Dengan kondisi termodinamik atmosfer yang tercatat pada tanggal-tanggal pengamatan, hasil komputasi konvektivitas udara dengan model gugus udara ini cukup memadai untuk melengkapi penilaian kualitatif yang selama ini diterapkan dan dapat digunakan di tiap stasiun meteorologi.
| 20121034.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain