Tugas Akhir
METODA MENENTUKAN THUNDERSTORM DI AMBON
ABSTRAK
Thunderstom merupakan salah satu fenomena cuaca yang terjadi akibat aktifitas awan konvektif yaitu awan Cumulunimbus ( Cb) . Awan terbentuk karena adanya massa udara naik dan terjadi kondensasi. Jika suatu parsel udara diberi gaya dorong maka akan terjadi tiga kemungkinan yaitu labil, stabil dan netral. Sedangkan faktor faktor yang menyebabkan udara dapat terangkat naik yaitu Pemanasan Radiasi Matahari, Turbulensi Mekanis, Konvergensi / Confluence, Orografi dan Daerah Shear.
Penulis menggunakan metoda Showalter Indeks ( SI ) , Analisa COX, dan K-Indeks. Dalam kajian ini diambil 5 kasus kejadian thunderstorm dan 5 kasus pembanding pada saat tidak ada thundertsorm pada bulan yang sama dari stasiun Pattimura Ambon.
Berdasarkan hasil analisa pada tabel saat terjadi thunderstorm di wilayah Ambon analisa COX dan K Indeks baik untuk digunakan, sedangkan Showalter Indeks ( SI ) kurang baik untuk digunakan.
Berdasarkan hasil analisa pada tabel saat tidak terjadi thunderstorm di wilayah Ambon Sehingga analisa Showalter Indeks ( SI ) baik untuk digunakan, sedangkan analisa COX dan K Indeks ( KI ) kurang baik untuk digunakan.
Kata kunci : thunderstorm, labilitas udara, metoda COX, SI dan KI.
| 20121055.1 | 551 SAL m | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain