Tugas Akhir
ANALISA KONDISI ATMOSFER PADA KEJADIAN PUTING BELIUNG DI LEBAK ( Studi Kasus Tanggal 22 Oktober 2010 )
ABSTRAK
Angin puting beliung adalah angin kencang yang berputar yang keluar dari a
Cumulunimbus (Cb) dengan kecepatan lebih dari 34,8 knot atau 64,4 Km/jam dan terjadi dawaktu singkat. Pada tanggal 22 Oktober 2010 di Kampung Ojar, Desa Cilangkap, KalanganLebak terjadi angin puting beliung yang disertai hujan deras yang mengakibatkan ratusan rumarusak berat yang terjadi sekitar jam 15.00 WIB.
Untuk mengetahui proses dari kejadian angin puting beliung yang terjadi pada tangga
Oktober 2010 dilakukan analisa pola hujan, analisa medan angin, analisa citra satelit dan raanalisa labilitas udara (Showalter Index dan K – Indeks) dan analisa data pengamatan synopti
Dari analisa pola hujan, kejadian angin puting beliung terjadi pada musim transisi II. Ha
analisa medan angin menunjukkan adanya Shear (belokan angin) di sekitar wilayah Jawa babarat yang memungkinkan wilayah tersebut banyak pertumbuhan awan-awan tinggi. Untuk analisa citra satelit dan radar mendukung adanya pertumbuhan awan. Dari hasil anaShowalter Indeks (SI) sebesar -1.36 yaitu “kemungkinan terjadinya thunderstorm”. Untuk Indeksnya sebesar 36.60 dengan kriteria yang ditetapkan probabilitas untuk terjadinThunderstorm yaitu “Moderate potential for convection”. Hasil analisa tiga parameter cyaitu suhu, tekanan dan kelembaban dari data synop mendukung proses terjadinya angin putibeliung.
Kata kunci : Angin puting beliung, Labilitas Udara
| 20121133.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain