Tugas Akhir
PENENTUAN HARI RAYA NYEPI BERDASARKAN PERHITUNGAN ASTRONOMI MODERN
ABSTRAK
Penentuan Hari Raya Nyepi saat ini dibuat berdasarkan perhitungan Kalender Saka Bali. Hari raya ini merupakan hari raya terbesar bagi umat Hindu di Indonesia. Menurut lontar-lontar, buku-buku, dan dari wawancara yang penulis lakukan pada beberapa narasumber perhitungan Nyepi didasarkan pada posisi bulan (Candra) dan matahari (Surya), serta menyangkut kejadian-kejadian yang berkaitan dengan alam, hanya ketentuan untuk itu masih banyak diperdebatkan. Kalender ini dikatakan konvensi atau kompromistis karena sepanjang perjalanan tarikhnya masih dibicarakan bagaimana cara perhitungannya.
Penulis mencoba membuat perhitungan dari sudut pandang astronomis. Cara penentuannya yaitu dengan menghitung waktu terjadinya Hari Raya Nyepi berdasarkan perhitungan algoritma dari astronomi modern dengan ketentuan-ketentuan yang sesuai dengan lontar-lontar, buku-buku, tulisan-tulisan, maupun penuturan dari narasumber.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem perhitungan astronomi modern dengan algoritma Meeus menghasilkan perbedaan yang signifikan dengan sistem pangrapetin sasih dalam penentuan Hari Raya Nyepi dengan perbedaan yang paling signifikan terjadi pada tahun 1999 yaitu 59 hari. Kedepannya diharapkan Kalender Saka Bali dapat berkembang dan mengikuti perkembangan zaman tetapi masih menjaga nilai-nilai budaya dan agamanya.
| 20122012.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain