Tugas Akhir
Simulasi Prediksi Curah Hujan Bulanan Menggunakan Parameter Suhu Udara Maksimum Dan Kelembaban Udara Di Stasiun Meteorologi Wamena
ABSTRAK
Pembuatan simulasi prediksi curah hujan bulanan dengan menggunakan parameter suhu udara maksimum dan kelembaban udara ini dilakukan di stasiun Meteorologi Wamena, kabupaten Jayawijaya, provinsi Papua yang terletak pada ketinggian 1550 meter di atas permukaan laut. Nilai hasil prediksi curah hujannya kemudian di bandingkan dengan nilai curah hujan aktualnya dengan menghitung besarnya penyimpangan terhadap curah hujan aktualnya.Metode yang digunakan dalam membuat simulasi prediksi curah hujan bulanan tahun 2006 dan 2007 ini yaitu metode regresi linear sederhana dan regresi linear berganda sehinngga terdapat 72 prediksi pada tahun tersebut. Melalui perhitungan nilai RMSE untuk tahun 2006 diperoleh penyimpangan sebesar 32,57 mm untuk prediksi dengan mennggunakan parameter suhu udara maksimum, 57,88 mm menggunakan parameter kelembapan udara , sedangkan untuk prediksi curah hujan dengan menggunakan parameter suhu maksimum dan kelembapan udara diperoleh nilai RMSE sebesar 52,97 mm. sedangkan untuk tahun 2007,diperoleh penyimpangan sebesar 47,3mm menggunakna parameter suhu 51,1 mm menggunakna kedua parametermaksimum, 51,1 mm menggunkan kelembaban udara dan 56,5 mm menggunakan suhu maksimum dan kelembaban udara.hasil perhitungan RMSE untuk masing-masing bulan selama 2 tahun tersebut pun menunjukkan hasil yang cukup baik terhadap curah hujan aktualnya. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa prediksi curah hujan dengan menngunakan suhu maksimum relative lebih baik dibandingkan dengan menggunakan parameter kelembaban udara ataupun suhu udara maksimum dan kelembaban udara secara bersamaan.
| 20101019.1 | RON s 551.5 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain