Tugas Akhir
Analisis Gelombang Tinggi Pada Kasus Kecelakaan KM. Wahai Star Pulau Tiga Nusa Telu,Ambon
ABSTRAK
Tahun 2007 keadaan ektrim meliputi perairan Aceh, barat Sumatera, selatan
Jawa hingga NTT, Laut Banda, dan Laut Arafura. Bulan Juli 2007 keadaan
extrim meluas hingga Laut Jawa. Berdasarkan analisis bulanan, keadaan paling
extrim terjadi di Laut Banda dan Laut Arafura dengan frekuensi kejadian
gelombang dengan Hmax > 3 m mencapai lebih dari 85 %. Di Laut Jawa
frekuensi gelombang dengan Hmax > 3 m mencapai 25 % hingga 35 % di
bagian timur. Dibanding keadaan bulan Juni 2007 frekuensi gelombang dengan
Hmax > 3 m meningkat 20 – 30 %. Selama bulan Juli 2007, BMKG telah
menerbitkan peringatan dini sebanyak 5 kali. Warning tersebut diikuti oleh
kecelekaan kapal yang terbilang tidak sedikit selama bulan itu.
Kapal Motor (KM) Wahai Star ini berlayar dari pelabuhan Leksula ( Pulau
Buru) menuju Ambon. Namun di perjalanan kapal ini diterjang gelombang
tinggi sehingga menenggelamkan kapal tersebut. Menurut saksi, gelombang
tinggi mulai menghantam kapal dari jam 20.00 WIT tanggal 10 Juli 2007
hingga jam 22.00 WIT, lalu kapal mulai kehilangan kestabilan karena hantaman
gelombang sehingga membuat kapal semakin oleng dan miring ke kiri.
| 20101081.1 | DAM a 551.5 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain