Tugas Akhir
Analisa Pengaruh Sunspot Terhadap Komponen Magnet(H,D,Z,F, dan I)
ABSTRAK
Aktivitas matahari bervariasi dengan periode sekitar 11 tahun.
Aktivitas matahari antara lain ditunjukkan oleh kemunculan bintik matahari di
permukaannya. Umumnya bintik matahari muncul dalam satu kelompok
(grup). Makin banyak bintik yang muncul di permukaan matahari, maka
tingkat aktivitas matahari dikatakan makin tinggi, dan sebaliknya. Pada akhir
November 2003 ternyata bilangan sunspot meningkat tajam jumlahnya
(National Geophysics Data Center) diiringi dengan terjadinya badai magnet
menyebabkan gangguan pada medan magnet bumi.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan data komponen magnet H,
D, Z, F, dan I Stasiun Geofisika Tuntungan (Medan), Tondano (Manado), dan
Observatorium Magnet Canberra (Australia). Dengan mencari nilai korelasi
antara tiap komponen magnet tersebut dan bilangan sunspot internasional
maka dapat dilihat perbedaan pengaruh sunspot terhadap komponen magnet
pada daerah itu.
Peningkatan keaktifan sunspot biasanya menimbulkan badai magnet.
Walaupun demikian tidak semua bilangan sunspot yang meningkat
menyebabkan perubahan medan magnet bumi yang signifikan di beberapa
Stasiun Geofisika seperti di Stasiun Geofisika Tuntungan, Tondano, dan
Observatorium magnet Canberra.
| 20102008.1 | MAH a 551.5 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain