Tugas Akhir
Variasi Anomali Angin Zonal Permukaan Di Stasiun Meteorologi Bandara Soekarno-Hatta Selama Periode Enso
ABSTRAK
Peristiwa El Niňo-Southern Oscillation (ENSO) telah menimbulkan
dampak fenomenal pada berbagai variabel atmosfer dan lautan secara global.
Dengan menggunakan data suhu permukaan laut Samudra Pasifik ekuator
bagian tengah, data selisih tekanan udara permukaan laut antara Tahiti dan
Darwin, serta data angin zonal permukaan di Stasiun Meteorologi Bandara
Soekarno-Hatta, masing-masing dianalisis harga normal-baku anomalinya.
Ketiga harga indeks ternormalisasi tersebut kemudian ditampilkan dalam bentuk
kurva xy secara bertumpuk, maka dari kurva yang tertampil, dapat dilakukan
analisa secara kualitatif
Dapat dilihat bahwa sebelum ENSO suhu muka laut mulai naik disertai
dengan penurunan nilai selisih tekanan antara Tahiti dan Darwin. Dan secara
umum dari hasil penelitian ini diketahui bahwa di Stasiun Meteorologi Bandara
Soekarno-Hatta grafik indeks angin zonal ( Zonal Wind Index) menunjukkan
nilai positif di atas normal. Pada saat terjadinya ENSO suhu muka laut mencapai
nilai tertinggi dan selisih tekanan Tahiti dan Darwin mencapai nilai terendah dan
Zonal Wind Index di Stasiun Meteorologi Bandara Soekarno-Hatta menunjukkan
nilai negatif di bawah normal.
Zonal Wind Index bernilai positif sebelum ENSO menunjukkan bahwa
terjadi dua kemungkinan yaitu penguatan angin barat atau perlemahan angin
timur di Stasiun Meteorologi Bandara Soekarno-Hatta. Dan sebaliknya pada saat
kejadian ENSO Zonal Wind Index bernilai negatif, maka ada dua kemungkinan
lain yang terjadi yaitu penguatan angin timuran atau perlemahan angin barat.
| 20101058.1 | ARI v 551.5 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain