Tugas Akhir
Analisa Nilai Komponen Magnet Stasiun Geofisika Tuntungan Berkaitan Dengan Gempa Nias
ABSTRAK
Gempabumi merupakan salah satu bencana alam paling destruktif yang mengakibatkan korban jiwa dan harta benda dalam waktu yang sangat singkat. Gempa bumi yang berlangsung secara tiba-tiba dan dapat merusak serta dapat menimbulkan korban jiwa maupun harta benda ini masih belum dapat diprediksi kapan akan terjadi. Dalam rangka mereduksi efek dari gempa bumi, selain dilakukan pengamatan dan antisipasi gempa bumi, prediksi gempa bumi itu sendiri sangatlah dibutuhkan.
Dalam tulisan ini, penulis akan membahas nilai komponen magnet sebelum gempa Nias 28 Maret 2005 dalam mencari korelasi hubungan anomaly magnet yang terjadi sebelum gempa Nias yang nantinya diharapkan dapat dijadikan sebagai salah satu acuan dalam mem-pre-deteksi gempa. Data diambil dari stasiun geofisika Tuntungan (Sumatera Utara) dengan range waktu dari tanggal 1 maret 2005 sampai 28 Maret 2005.
Dari analisa nilai komponen magnet yang dilakukan didapati terjadi penurunan nilai komponen magnet pada tanggal 6 Maret, namun setelah dibandingkan dengan nilai Dst index didapati badai magnetik pada jam-jam pengamatan. Selanjutnya pada tanggal 14 didapati fluktuasi nilai komponen H yang diduga akibat dari aktifitas seismik. Terjadi juga kenaikan nilai komponen Z hingga hari terjadi gempa kemudian menurun kembali setelah gempa terjadi.
| 20202002.1 | APR a 551.5 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain