Tugas Akhir
Analisis Aktivitas Seismik Di Daerah Menggunakan Metode Kuadrat Terkecil (Tahun 1973-2009)
ABSTRAK
Maluku merupakan daerah aktif gempa sebagai akibat dari pertemuan 3 lempeng ( Triple Junction ) yang mempunyai banyak sesar dan patahan. Maluku berada di dekat dengan penujaman Lempeng Filipina. Dari hasil rekaman gempa yang diambil dari USGS selama 36 tahun ( 1973 – 2009 ) di daerah Maluku ( 4º LU -8º LS dan 126º BT - 135º BT ) diperoleh 1435 gempa bumi dengan magnitudo M≥4.0 SR dan kedalaman ≤100 km. Karena banyaknya gempa yang terjadi, menjadikan Maluku sangat menarik untuk dijadikan objek penelitian gempa.
Hasil pengolahan data gempa bumi dengan menggunakan Metode Kuadrat Terkecil ( Least Squares Method ) yang pada datanya dibagi menjadi 4 region mendapatkan nilai a dan b yang menunjukkan adanya hubungan antara magnitudo dan frekuensi.
Tingkat seismisitas di Maluku tergolong cukup tinggi. Hal ini ditunjukkan
dengan nilai a yang berkisar antara 0.007255258 hingga 6.239876559 dan nilai b yang berkisar antara 0.074431115 hingga 1.062130405. Dari hasil pengolahan data dapat diketahui bahwa nilai indeks seismisitas besar, periode ulang kecil. Ini menunjukkan Maluku memiliki tingkat resiko gempa yang tinggi.
Tidak tersedia versi lain