Tugas Akhir
Analisis Kejadian Turbulensi (Studi Kasus:China Airlines 20 September 2008)
ABSTRAK
Didalam dunia penerbangan banyak fenomena-fenomena cuaca ataupun
gangguan cuaca yang dapat menggangu aktivitas penerbangan sampai dapat membahayakan keselamatan penerbangan, antara lain adanya angin kencang, gelombang gunung, turbulensi , peng es-an, tunderstorm dan masih banyak lainya. Turbulensi dapat membahayakan keselamatan penerbangan. Contohnya turbulensi yang dialami oleh Pesawat China Airlines tipe Boeing 747-400 dengan nomor penerbangan CI 687, pada tanggal 20 september 2008.
Dengan menggunakan data citra satelit MTSAT chanel IR1,data udara atas dan data model angin analisis penulis mencoba menganalisis kejadian yang terjadi. Metode yang digunakan pada penulisan makalah ini adalah dengan melakukan perbandingan kondisi real yang bersumber dari laporan BMKG dan pemberitaan media masa dengan data-data meteorologi. Dari data-data tersebut akan dianalisis dengan cara melihat suhu puncak awan, analisa udara atas dan model angin analisis sehingga dapat diketahui kejadian atau gangguan cuaca yang dialami Pesawat China Air Lines.
Hasil analisa dengan menggunakan data satelit, data udara atas daerah Manado dan Kinabalu ( Malaysia ) serta data model angin analisis, di ketahui bahwa pesawat China Air Lines diduga terkena turbulensi cuaca cerah, sebelum akhirnya mendarat dengan selamat di Denpasar Bali.
| 20101112.1 | DER a 551.5 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain