Tugas Akhir
Analisa Precursor Dengan Metode Magnetik Studi Kasus (Gempa Tasikmalaya 2 September 2009,Gempa Ujungkulon 16 Oktober 2009 & Gempa Padang 30 September 2009
ABSTRAK
Hubungan antara gangguan variasi medan magnetik dan gempa diidentifikasi dan dianalisa dengan menggunakan data :
1. Gempa Tasikmalaya 02/09/2009 pada pukul 14:55:00 WIB kedalaman:30 Km magnitudo:7.3 SR yang berjarak 172,227 km dari Obsrvatorium Geofisika Pelabuhan Ratu.
2. Gempa Ujungkulon 16/10/2009 16:52:50.0 WIB kedalaman: 10 km magnitudo:6.4 SR yang berjarak 162.51 km dari Observatorium Geofisika Pelabuhan Ratu.
3. Gempa Padang 30/09/2009 pukul 17:16:09 WIB kedalaman : 71 Km magnitudo 7.6 SR yang berjarak 487 km dari Stasiun Magnet Tuntungan, Medan.
Dengan mempolarisasi komponen vertikal dan komponen horizontal dan dengan memplot grafik 3 komponen magnet H, D, Z serta koreksi dari Dst Index maka prekursor magnet dapat ditentukan dengan jarak epicenter < 500 km dari stasiun pengamat. Prekursor ditemukan beberapa minggu sebelum gempa utama,dengan adanya anomali yang terjadi pada ketiga komponen magnet sehingga dapat dianalisa sebagai prekursor dengan koreksi dari Dst Index yang mengindikasikan badai magnet.
| 20102009.1 | SIN a 551.5 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain