Tugas Akhir
Identifikasi Sumber Gempa Bumi Untuk Pengurangan Resiko Bencana(Studi Kasus: Jawa Barat,Banten,DKI Jakarta,Lampung)
ABSTRAK
Daerah Sumatera bagian selatan dan Jawa bagian barat merupakan salah satu pertemuan antara dua lempengan besar dunia yang berupa zona subduksi. Selain itu daerah tersebut juga memiliki sesar - sesar yang cukup aktif diantaranya sesar Semangko, Cimandiri, Lembang, dan Baribis. Hal ini menyebabkan daerah tersebut memiliki tingkat seismisitas dan tingkat kerawanan bencana gempa yang cukup tinggi. Berdasarkan sejarah kegempaannaya di daerah tersebut pernah tercatat gempa - gempa yang merusak. Berdasarkan hasil analisa penulis sumber gempa yang berpengaruh besar terhadap daerah Lampung, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat didominasi oleh sumber gempa interplate yang terjadi pada zona subduksi dan sumber gempa yang berasal dari sesar- sesar aktif diSumatera dan Jawa Barat. Berdasarkan data dari USGS dengan menggunakan software WinITDB version 6.52 untuk gempa - gempa dangkal (≤ 50 km) pada periode 1973 - 2003 dan dengan menggunakan rumus empiris Mc.Guirre dapat ditentukan nilai percepatan tanah terbesar yaitu pada daerah Sumatera bagian barat.
| 20102021.1 | ROT i 551.5 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain