Tugas Akhir
ANALISA KEJADIAN HUJAN LEBAT DI BANJARMASIN (STUDI KASUS TANGGAL 21 NOVEMBER 2009 DAN TANGGAL 30 MEI 2012)
ABSTRAK
Wilayah Indonesia terletak di daerah tropis yang memiliki dua musim utama yaitu musim hujan dan musim kemarau. Berkenaan dengan kondisi musim tersebut maka curah hujan merupakan salah satu unsur iklim yang mempunyai peran penting di wilayah Indonesia. Pada tanggal 21 November 2009 dan 30 Mei 2012 terjadi hujan lebat di wilayah Banjarmasin yang membuat penulis tertarik untuk mencoba melakukan kajian analisa cuaca mengenai proses terjadinya hujan lebat di Banjarmasin tersebut.
Untuk mengetahui gangguan – gangguan cuaca apa saja yang terjadi pada saat kejadian hujan lebat tersebut dilakukan analisis dengan menggunakan metode analisis curah hujan, medan angin, isobar, interpretasi citra satelit, data cuaca permukaan dan analisis pendekatan grafik sounding.
Setelah dilakukan analisa, dapat disimpulkan bahwa pada kedua kasus tersebut terdapat gangguan cuaca berupa adanya pusat tekanan rendah yang berpengaruh terhadap terjadinya pertemuan angin yang kuat (konvergensi) serta palung yang menyebabkan adanya tendensi tekanan menurun serta adanya sirkulasi eddy di sekitar Kalimantan yang menyebabkan massa udara bergerak masuk ke sirkulasi eddy. Kondisi cuaca permukaan pada kedua kasus tersebut menunjukkan adanya pola perubahan yang signifikan terutama tekanan udara permukaan (P), kelembaban udara relatif (RH) dan suhu udara (T).
| 20131040.1 | My Library | Tersedia | |
| 20131040.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain