Tugas Akhir
ANALISA ANGIN VERTIKAL PADA KEJADIAN HUJAN LEBAT DI PANGKALPINANG PADA TAHUN 2006 - 2010
ABSTRAK
Hujan lebat signifikan di Pangkalpinang berdampak pada kerusakan yang serius terhadap sarana/prasarana umum, kerugian harta benda sampai dengan korban jiwa, dan mempengaruhi penerbangan di Pangkalpinang. Dengan menggunakan analisis kelembaban dan angin udara atas diharapkan mampu memberikan prakiraan deteksi dini hujan lebat di Pangkalpinang
Hujan lebat terjadi jika curah hujan melebihi 50 mm, dengan metode windrose dan matlab kita bisa melihat pola angin dan kelembaban (Rh) pada udara atas pada saat kejadian hujan lebat tersebut.
Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan hujan lebat terjadi saat angin level bawah dari 925 - 700 mb bertiup dari arah barat hingga barat daya dengan kecapatan rata-rata 11 - 17 knot, sedangkan angin lapisan menengah dan atas bertiup dari arah timur hingga timur laut dengan kecepatan lebih dari 22 knot. Suplai uap air dapat dilihat dengan distribusi kelembaban udara, secara umum kelembaban level bawah antara 85 - 90% maka berpeluang terjadi hujan lebat di Pangkalpinang.
| 20131078.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain