Tugas Akhir
KAJIAN PERHITUNGAN EVAPOTRANSPIRASI POTENSIAL DI STASIUN BMKG LAMPUNG DENGAN MENGGUNAKAN METODE THORNTHWAITE
ABSTRAK
Pengukuran evapotranspirasi potensial melalui tanaman dan dari tanah dilakukan dengan evapotranspirometer. Alat evapotranspirometer piche adalah alat alternatif yang dipakai BMKG dalam pengamatan evapotranspirasi. Pengukuran evapotranspirasi aktual diukur dengan menggunakan alat lysimeter. Di wilayah Lampung kedua alat ini hanya di pasang di satu titik yaitu Stasiun Klimatologi Masgar Lampung, dan hanya memiliki historis data yang pendek, mengingat pemasangannya pun baru di tahun 2010. Untuk itu maka penulis berusaha menduga besar nilai evapotranspirasi potensial ( ETP ) tersebut pada empat ( 4 ) titik pos pengamatan di BMKG Lampung, yaitu : stasiun klimatologi Masgar, stasiun meteorologi Radin Inten II, stasiun maritim Panjang, dan stasiun geofisika Kotabumi.
Metode yang digunakan dalam penulisan ini metode perhitungan matematis sederhana dengan menggunakan bantuan perangkat lunak microsoft excel berdasarkan rumus – rumus perhitungan ETP dalam metode Thornthwaite. Berdasarkan rumus metode Thornthwaite, suhu rata – rata bulan diolah menjadi Indeks panas bulanan lalu dijumlahkan menjadi indeks panas tahunan, lalu dicari besar evapotranspirasi potensial untuk empat titik wilayah penelitian.
Dari hasil pengolahan data dan pembahasan didapatkan kesimpulan bahwa besar ETP di wilayah Lampung diduga dipengaruhi besar oleh kondisi lokal topografi Lampung. Dan besar evapotranspirasi potensial dari yang tertinggi berturut – turut terjadi di : stamar Panjang, kemudian stageof Kotabumi, berikutnya staklim Masgar, dan terendah di stamet Radin Inten II.
| 20131057.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain