Tugas Akhir
STUDI ANGIN LOKAL DI LABUAN BAJO TAHUN 2005 – 2012
ABSTRAK
Begitu banyak fenomena global yang mempengaruhi pola perkembangan
cuaca di wilayah Indonesia, salah satunya adalah El Nino. Pada saat El Nino,
Indonesia pada umumnya mengalami kekeringan. Tingkat penurunan intensitas
curah hujan saat El Nino tergantung dari tingkatan El Nino (kuat, sedang atau
lemah). Namun karena posisi geografis Indonesia yang dikenal sebagai benua
maritim, maka tidak seluruh wilayah Indonesia dipengaruhi oleh fenomena El
Nino.
Hasil observasi curah hujan di Teluk Cendrawasih menyatakan adanya
pengaruh yang cukup signifikan dikaitkan dengan adanya kejadian El Nino
selama 25 tahun (1986-2010). Untuk mengkaji seberapa besarnya pengaruh El
Nino terhadap curah hujan tersebut digunakan data curah hujan rata-rata bulanan
di 4 tempat (Nabire, Biak, Serui dan Manokwari) dan data Indeks Osilasi Selatan
(SOI).
Ditinjau dari deviasi curah hujan bulanan pada periode El Nino untuk
keempat wilayah pembahasan, besarnya pengurangan curah hujan terbesar
mencapai 94,9 % terjadi pada periode El Nino 1997 pada wilayah Serui, terjadi
saat bulan Agustus sedangkan besarnya pengurangan curah hujan terkecil
mencapai 9,2 % terjadi pada periode El Nino 1991 pada wilayah Manokwari,
terjadi saat bulan Mei dan periode El Nino 2009 pada wilayah Nabire, terjadi saat
bulan Agustus.
| 20131119.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain