Tugas Akhir
HUBUNGAN ANTARA RADIASI DENGAN LAMANYA PENYINARAN MATAHARI DI STASIUN PULAU BAII BENGKULU
ABSTRAK
Radiasi adalah suatu bentuk energi yang dipancarkan oleh setiap benda yang mempunyai suhu diatas nol mutlak, dan merupakan satu-satunya bentuk energi yang dapat menjalar didalam vakum angkasa luar. Banyaknya radiasi matahari total yang diterima pada suatu tempat dipengaruhi juga oleh lamanya penyinaran hari. Panjang siang hari beragam dengan garis lintang dan musim. Di sekitar khatulistiwa, siang dan malam sepanjang tahun hampir sama. Pada umumnya panjang siang hari bertambah atau berkurang dengan bertambahnya kelembaban derajat lintang, tergantung musim.
Untuk mengetahui hubungan antara radiasi matahari dengan lamanya penyinaran matahari ini dapat digunakan metode dalam statistk antara lain adalah metode rata-rata, metode korelasi dan metode regresi.
Hasil pengolahan data satu tahun penyinaran sangatlah kecil. Nilai korelasi yang didapat pada bulan Januari adalah sebesar 0.33, Februari 0.08, Maret 0.05, April 0.23, Mei 0.22, Juni 0.05, Juli 0.23, Agustus 0, September 0.25, Oktober 0.22, November 0.32 dan Desember 0.36. Sehingga dapat menunjukkan bahwa hubungan antara radiasi matahari dengan lamanya penyinran matahari cukup baik atau bagus apabila dilihat dari segi variasi sebarannya namun apabila dilihat dari segi tren kurva maka hubungan antara radiasi matahari dengan lamanya penyinaran matahari cukup lemah atau kecil.
Kata kunci : Radiasi Matahari, Regresi Linier
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain