Tugas Akhir
ANALISA VARIASI HARIAN UNSUR CUACA DI STASIUN METEOROLOGI ANDI JEMMA MASAMBA TAHUN 2009 - 2010
ABSTRAK
Sistem cuaca dan iklim di Indonesia sangat erat kaitannya dengan posisi geografi, seperti letaknya di sekitar khatulistiwa dimana kondisi dan peredaran matahari membentuk sistem cuaca dalam berbagai skala, mulai dari skala kecil sampai skala sangat besar dengan sifat berfluktuasi. Fluktuasi tersebut mempunyai variabilitas tak hingga mulai dari variabilitas sangat kecil variasi harian (diurnal variation), variasi intra-musiman, variasi musiman, variasi intra tahunan, variasi tahunan (annual variation), sampai variasi antartahunan. Diantara semua jenis variasi cuaca tersebut, variasi harian merupakan fluktuasi yang berkaitan langsung dengan keadaan topografi. Kabupaten Luwu Utara dimana penulis tinggal dan bekerja adalah bagian dari propinsi Sulawesi Selatan yang berada di Selatan khatulistiwa dengan keadaan topografi yang bervariasi. Di Sebelah Utara berbatasan dengan pegunungan dan Selatan berbatasan dengan teluk Bone. Letak geografis dan keadaan topografi yang demikian menyebabkan cuaca yang khas di daerah ini.
Variasi harian cuaca Kabupaten Luwu Utara yang berkaitan dengan keadaan lingkungan setempat hingga saat ini belum diketahui. Berkaitan dengan hal tersebut, dengan data pengamatan di Stasiun Meteorologi Andi Jemma Masamba penulis ingin menganalisis variasi harian unsur – unsur cuaca di wilayah ini dengan menggunakan data suhu, tekanan, angin dan kelembaban udara. Data pengamatan yang digunakan adalah data pada tahun 2009 dan 2010, sedangkan metode yang diterapkan dalam menganalisis variasi harian unsur-unsur cuaca untuk suhu, tekanan, dan kelembaban menggunakan metode rata-rata (Mean) sedangkan untuk Angin dianalisis dengan menggunakan aplikasi Wind Rose
Dari hasil analisa data dapat disimpulkan bahwa sistem cuaca di kabupaten Luwu Utara lebih dipengaruhi oleh faktor lokal. Hal ini terlihat jelas pada analisis variasi harian angin dimana pada siang hari bertiup angin dari selatan (angin laut), dan malam hari bertiup dari utara (angin darat). Sedangkan kondisi suhu, tekanan, dan kelembaban memiliki pola variasi harian yang sama setiap bulannya yang dipengaruhi oleh pola peredaran matahari.
ABSTRAK
Sistem cuaca dan iklim di Indonesia sangat erat kaitannya dengan posisi geografi, seperti letaknya di sekitar khatulistiwa dimana kondisi dan peredaran matahari membentuk sistem cuaca dalam berbagai skala, mulai dari skala kecil sampai skala sangat besar dengan sifat berfluktuasi. Fluktuasi tersebut mempunyai variabilitas tak hingga mulai dari variabilitas sangat kecil variasi harian (diurnal variation), variasi intra-musiman, variasi musiman, variasi intra tahunan, variasi tahunan (annual variation), sampai variasi antartahunan. Diantara semua jenis variasi cuaca tersebut, variasi harian merupakan fluktuasi yang berkaitan langsung dengan keadaan topografi. Kabupaten Luwu Utara dimana penulis tinggal dan bekerja adalah bagian dari propinsi Sulawesi Selatan yang berada di Selatan khatulistiwa dengan keadaan topografi yang bervariasi. Di Sebelah Utara berbatasan dengan pegunungan dan Selatan berbatasan dengan teluk Bone. Letak geografis dan keadaan topografi yang demikian menyebabkan cuaca yang khas di daerah ini.
Variasi harian cuaca Kabupaten Luwu Utara yang berkaitan dengan keadaan lingkungan setempat hingga saat ini belum diketahui. Berkaitan dengan hal tersebut, dengan data pengamatan di Stasiun Meteorologi Andi Jemma Masamba penulis ingin menganalisis variasi harian unsur – unsur cuaca di wilayah ini dengan menggunakan data suhu, tekanan, angin dan kelembaban udara. Data pengamatan yang digunakan adalah data pada tahun 2009 dan 2010, sedangkan metode yang diterapkan dalam menganalisis variasi harian unsur-unsur cuaca untuk suhu, tekanan, dan kelembaban menggunakan metode rata-rata (Mean) sedangkan untuk Angin dianalisis dengan menggunakan aplikasi Wind Rose
Dari hasil analisa data dapat disimpulkan bahwa sistem cuaca di kabupaten Luwu Utara lebih dipengaruhi oleh faktor lokal. Hal ini terlihat jelas pada analisis variasi harian angin dimana pada siang hari bertiup angin dari selatan (angin laut), dan malam hari bertiup dari utara (angin darat). Sedangkan kondisi suhu, tekanan, dan kelembaban memiliki pola variasi harian yang sama setiap bulannya yang dipengaruhi oleh pola peredaran matahari.
ABSTRAK
Sistem cuaca dan iklim di Indonesia sangat erat kaitannya dengan posisi geografi, seperti letaknya di sekitar khatulistiwa dimana kondisi dan peredaran matahari membentuk sistem cuaca dalam berbagai skala, mulai dari skala kecil sampai skala sangat besar dengan sifat berfluktuasi. Fluktuasi tersebut mempunyai variabilitas tak hingga mulai dari variabilitas sangat kecil variasi harian (diurnal variation), variasi intra-musiman, variasi musiman, variasi intra tahunan, variasi tahunan (annual variation), sampai variasi antartahunan. Diantara semua jenis variasi cuaca tersebut, variasi harian merupakan fluktuasi yang berkaitan langsung dengan keadaan topografi. Kabupaten Luwu Utara dimana penulis tinggal dan bekerja adalah bagian dari propinsi Sulawesi Selatan yang berada di Selatan khatulistiwa dengan keadaan topografi yang bervariasi. Di Sebelah Utara berbatasan dengan pegunungan dan Selatan berbatasan dengan teluk Bone. Letak geografis dan keadaan topografi yang demikian menyebabkan cuaca yang khas di daerah ini.
Variasi harian cuaca Kabupaten Luwu Utara yang berkaitan dengan keadaan lingkungan setempat hingga saat ini belum diketahui. Berkaitan dengan hal tersebut, dengan data pengamatan di Stasiun Meteorologi Andi Jemma Masamba penulis ingin menganalisis variasi harian unsur – unsur cuaca di wilayah ini dengan menggunakan data suhu, tekanan, angin dan kelembaban udara. Data pengamatan yang digunakan adalah data pada tahun 2009 dan 2010, sedangkan metode yang diterapkan dalam menganalisis variasi harian unsur-unsur cuaca untuk suhu, tekanan, dan kelembaban menggunakan metode rata-rata (Mean) sedangkan untuk Angin dianalisis dengan menggunakan aplikasi Wind Rose
Dari hasil analisa data dapat disimpulkan bahwa sistem cuaca di kabupaten Luwu Utara lebih dipengaruhi oleh faktor lokal. Hal ini terlihat jelas pada analisis variasi harian angin dimana pada siang hari bertiup angin dari selatan (angin laut), dan malam hari bertiup dari utara (angin darat). Sedangkan kondisi suhu, tekanan, dan kelembaban memiliki pola variasi harian yang sama setiap bulannya yang dipengaruhi oleh pola peredaran matahari.
Kata kunci : Variasi harian, suhu, tekanan, angin dan kelembaban
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain