Tugas Akhir
ANALISA HUBUNGAN AUSTRALIAN SUMMER MONSOON INDEX (AUSMI ) DENGAN CURAH HUJAN BULANAN DI STASIUN METEOROLOGI BETOAMBARI BAUBAU SULAWESI TENGGARA
ABSTRAK
Wilayah Indonesia yang terletak di wilayah tropis merupakan negara yang terdiri dari kepulauan dengan topografi yang berbeda-beda. Akibatnya terdapat variasi karakteristik curah hujan di berbagai daerah di Indonesia khususnya di wilayah Stasiun Meteorologi Betoambari Baubau Sulawesi Tenggara. Di wilayah ini juga dipengaruhi oleh aktivitas monsun Asia dan monsun Australia. Sehingga awal musim hujan dan musim kemarau serta periodenya tidak selalu sama setiap tahunnya. Untuk itu diperlukan suatu unsur yang dapat dijadikan sebagai salah satu faktor penyebab terjadinya variabilitas curah hujan.
Metode yang digunakan dalam penulisan karya tulis ini adalah metode korelasi yang diolah menggunakan Microsoft Excel 2007. Data yang digunakan yaitu data AUSMI yang diunduh dari website http://iprc.soest.hawaii.edu/users/ykaji/monsoon/daily-data.html#aus serta data curah hujan bulanan dari form F-KLIM 71 selama 20 tahun yaitu periode tahun 1989-2008.
Dari hasil korelasi antara AUSMI dengan curah hujan bulanan diperoleh bahwa AUSMI mempunyai pengaruh kecil terhadap curah hujan di wilayah Stasiun Meteorologi Betoambari Baubau, terutama hanya pada periode awal musim hujan. Nilai korelasi terbesar (r) hanya terdapat pada Bulan November yaitu sebesar 0.55.
Kata Kunci : Curah hujan, AUSMI
| 20131099.1 | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain