Skripsi
PRAKIRAAN HUJAN DI KABUPATEN TOLITOLI MENGGUNAKAN MODEL NUMERIK
Keberagaman keadaan topografi serta luasnya wilayah Indonesia menyebabkan
kompleksitas pembentukan cuaca pada beberapa daerah berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainya. Berdasarkan kondisi tersebut, dibutuhkan suatu model numerik untuk memudahkan dalam melakukan prakiraan cuaca. Dan salah satu model prakiraan numeric yang cukup banyak digunakan prakirawan saat ini adalah WRFARW (Weather Research and Forecasting-Advance Research WRF). Pada penelitian ini digunakan data GFS (Global Forecast System) 0,5°x0,5° sebagai data initial. Data pengamatan curah hujan dari Stasiun Meteorologi Lalos. Penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah model mampu memprakirakan kejadian hujan serta mencari skema parameterisasi terbaik. Dan untuk mendapatkannya, dilakukan pengujian terhadap 12 skema parameterisasi dimana dikerjakan dalam dua tahap utama. Tahap pertama adalah melakukan running (menjalankan program) model WRF-ARW dan tahap kedua melakukan verifikasi terhadap data keluaran dari model WRF-ARW dengan data pengamatan. Hasil keluaran model WRF-ARW cukup sensitif dalam memprediksi kejadian hujan. Kemudian dari hasil perbandingan dan verifikasi terhadap 12 skema parameterisasi terhadap beberapa kasus kejadian hujan di peroleh skema dengan konfigurasi parameterisasi (skema Kessler untuk microphisis, skema YSU untuk PBL dan skema Kain-Fritsch untuk cumulus) sebagai skema terbaik..
| 201451006.1 | M 14 006 ARD p | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain