Skripsi
KAJIAN KONDISI FISIS ATMOSFER PADA SAAT KEJADIAN HUJAN EKSTRIM DI AMBON ( STUDI KASUS TANGGAL 24 DAN 29 JULI 2013 )
Abstrak
Pulau Ambon yang terletak pada posisi 3º - 4º LS dan 128º - 129º BT tepatnya di bagian timur Indonesia, selama puncak musim hujan di tahun 2013 telah mengalami dua kejadian hujan dengan intensitas sangat lebat atau ekstrim, yaitu pada tanggal 24 Juli 2013 dengan curah hujan yang tertakar sebesar 447 mm/hari dan tanggal 29 Juli 2013 sebesar 473 mm/hari. Kejadian hujan ekstrim ini menyebabkan banjir dan tanah longsor yang terjadi di sebagian besar wilayah Pulau Ambon. Karena dampak tersebut maka penelitian ini dilakukan untuk meninjau kondisi fisis atmosfer dan pola gangguan cuaca baik regional dan lokal untuk mengetahui penyebab kejadian hujan ekstrim di wilayah tersebut. Data yang digunakan adalah data analisis tekanan permukaan, data luaran model WRF berupa peta streamline, vortisitas, divergensi, dan kecepatan vertikal, serta data pengamatan udara atas dan data citra satelit MTSAT. Data diolah dalam bentuk grafik, tabel, dan gambar yang kemudian dianalisa secara deskriptif. Dari hasil pengolahan, disimpulkan bahwa hujan ekstrim yang terjadi di Ambon dipengaruhi oleh adanya daerah tekanan rendah, kovergensi, shearline, dan didukung oleh vortisitas dan kecepatan vertikal juga kondisi udara yang labil di wilayah Pulau Ambon dan sekitarnya. Awan-awan yang terbentuk pada saat kejadian adalah awan konvektif yang bersifat multi sel.
| 201451030.1 | M 14 030 PAA k | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain