Tugas Akhir
ANALISIS VARIASI ANGIN DENGAN METODE WINDROSE DAN CROSSWIND DI BANDARA PONGTIKU TANA TORAJA (PERIODE TAHUN 2009 – 2013)
ABSTRAK
Dalam operasi penerbangan dikenal tiga tahap yakni lepas lepas landas (take off), terbang (cruising), dan mendarat (landing). Informasi cuaca khususnya arah dan kecepatan angin sangat diperlukan oleh pilot untuk menentukan runway mana yang akan digunakan untuk landing. Dan seperti kita ketahui kecelakaan pesawat lebih banyak terjadi saat landing, salah satu faktor penyebabnya adalah angin silang (crosswind). Karenanya dianggap perlu untuk mengetahui arah dan kecepatan angin dominan, serta persentase crosswind yang terjadi pada tiap-tiap bulan agar dapat diinformasikan kepada pihak airline.
Metode yang digunakan dalam analisis angin dominan adalah analisis diagram dan tabel distribusi frekuensi yang merupakan output dari pengolahan data arah dan kecepatan angin dengan aplikasi WRPLOT View. Selain itu dilakukan analisis komponen U dan V angin untuk menentukan persamaan perhitungan nilai crosswind yang kemudian dihitung persentase kejadiannya pada masing-masing kecepatan dari tiap sisi (kanan/kiri) runway.
Hasil yang didapatkan dari pengolahan data angin selama 5 tahun (1 Januari 2009 – 31 Desember 2013) adalah bahwa hampir sepanjang tahun angin menunjukkan arah yang dominan dari Timur selama 8 bulan dari April – November, dari arah Selatan pada bulan Januari, serta dominan dari 2 arah yakni Timur dan Selatan dengan perbedaan yang tipis pada bulan Februari, Maret, dan Desember. Sedangkan hasil analisis crosswind menunjukkan bahwa crosswind yang berpengaruh terjadi sepanjang tahun dengan dominan dari arah kiri dengan persentase 49,65% dan persentase terbesar terjadi bulan Februari sebesar 1,15%.
| 20141084.1 | 551.5 KUS a | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain