Tugas Akhir
ANALISIS FENOMENA KABUT DI STASIUN METEOROLOGI JAPURA RENGAT TAHUN 2013
ABSTRAK
Salah satu fenomena cuaca yang sering terjadi di Indonesia adalah fenomena kabut. Di Stasiun Meteorologi Japura Rengat, kejadian fenomena kabut cukup sering terjadi. Hampir setiap bulan, fenomena kabut teramati di Stasiun Meteorologi Japura Rengat. Akibat dari fenomena kabut ini adalah dapat mengganggu aktifitas penerbangan di Bandara Japura Rengat.
Hal yang dibutuhkan agar dapat menganalisa fenomena kabut yang terjadi adalah data hasil pengamatan sinop. Di dalam hasil pengamatan sinop, terdapat data keadaan cuaca (ww), suhu udara permukaan (T), suhu titik embun (Td), kelembaban (RH), visibility (vv), dan keadaan angin permukaan (dddff). Data-data tersebut diolah dengan menggunakan metode distribusi frekuensi dan metode pengolahan grafik. Setelah melakukan pengolahan data-data tersebut, kita akan dapat mengetahui frekuensi kejadian fenomena kabut dan kapan kejadian fenomena kabut biasa teramati di Stasiun Meteorologi Japura Rengat.
Berdasarkan hasil analisa yang telah dilakukan, diketahui bahwa hampir setiap bulan di tahun 2013 teramati fenomena kabut di Stasiun Meteorologi Japura Rengat. Kabut yang umumnya terjadi adalah kabut radiasi.
| 20141024.1 | 551.5 RAH a | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain