Tugas Akhir
IDENTIFIKASI AWAN CUMULONIMBUS MENGGUNAKAN DATA SATELIT MTSAT SENSOR INFRARED PADA SAAT TERJADI HUJAN LEBAT (Studi Kasus Kejadian Banjir Di Bandar Lampung Tanggal 13 Oktober 2013)
ABSTRAK
Pada tanggal 12 Oktober 2013 kota Bandar Lampung dan sekitarnya
mengalami hujan dengan curah hujan yang tinggi. Dampak dari hujan ini mengakibatkan banjir dan longsor di beberapa sebagian wilayah di Bandar Lampung. Curah hujan tinggi sangat erat kaitanya dengan keberadaan awan Cumulonimbus (CB). Oleh karena itu diperlukan tools untuk memonitor keberadaan awan CB. Salah satu tools yang dapat digunakan untuk memonitor keberadaan awan CB adalah satelit.
Untuk mengidentifikasi keberadaan awan CB dengan menggunakan citra satelit penulis menggunakan metode Brightness Temperature Difference (BTD) dengan menggunakan chanel IR1, IR2 dan IR3. Hasil dari pengolahan akan diverivikasi dengan data FKLIM 71 dan data FORM hujan A dan B.
Dari hasil identifikasi awan CB menggunakan teknik split windows dengan menghitung nilai Brightness Temperature Different (BTD) dapat ditunjukan keberadaan awan CB pada saat terjadi hujan lebat yang menyebabkan banjir. Hasil ini juga sejalan dengan data hasil pengamatan yang tercatat pada Fklim 71 yaitu peristiwa cuaca penting mngindikasikan adanya TS (badai guntur) dan RA (hujan).
| 20141051.1 | 551.5 OKA i | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain