Skripsi
Karakteristik Cuacah Di Tanjung Selor Saat Terjadi SIKlon Tropis Sanba, Jelawat, Dan Bopha (Studi Kasus Tanggal 10 - 18 September 2012, 20-30 September 2012 dan 26 November - 9 Desember 2012
ABSTRAK
Siklon tropis Sanba terjadi pada tanggal 10 sampai 18 September 2012 awal pembentukannya berada di posisi 8.5°LU dan 134.4°BT, siklon tropis Jelawat yang terbentuk pada posisi 13.7⁰LU dan 134.8⁰BT dan siklon tropis Bopha yang terbentuk tanggal 26 November sampai 9 Desember 2012 pada posisi 14,9°LU dan 119.8°BT. Sehubungan dengan hal tersebut, penulis tertarik untuk mengkaji karakteristik cuaca di wilayah Tanjung Selor. Dalam kajian digunakan data F.KLIM, data siklon, peta streamline dan foto satelit yang dikerjakan dengan menggunakan metode subjektif analogi dimana data dibuat dalam bentuk tabel dan grafik. Dari hasil kajian, diketahui ketika siklon tropis terbentuk tekanan udara meningkat, saat siklon tropis aktif tekanan udara menurun dan saat punah tekanan udara meningkat. Suhu udara meningkat ketika siklon tropis terbentuk, suhu udara menurun ketika siklon tropis aktif dan ketika siklon tropis punah suhu udara meningkat. Saat siklon tropis terbentuk curah hujan tinggi, siklon tropis aktif curah hujan rendah dan curah hujan tinggi ketika siklon tropis punah.
Kata kunci : Siklon Tropis Sanba, Jelawat, dan Bopha, Tekanan udara, Suhu udara, Curah hujan.
| 20132003.1 | YUL k | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain