Skripsi
KAJIAN METEOROLOGI TERHADAP HUJAN ES DI RUTENG ( STUDI KASUS 22 OKTOBER 2013, 5-6 NOVEMBER 2014) HAIL STUDY IN RUTENG (Case Study: October 22th 2013, November 5th - November 6th 2014)
INTISARI
KAJIAN METEOROLOGI TERHADAP HUJAN ES DI RUTENG
(Studi Kasus Tanggal 22 Oktober 2013, 5 – 6 November 2014)
Oleh
Dyah Safitri Maharani
14.14.0042
Kejadian hujan es yang terjadi di Ruteng tanggal 22 Oktober 2013 dan 5 – 6
November 2014 merupakan kejadian hujan es yang menarik untuk dianalisis.
Analisis hujan es di Ruteng menggunakan data pengamatan permukaan, data satelit
MTSAT dan data reanalysis ECMWF. Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui
kondisi labilitas atmosfer dan adanya aktivitas konvektif serta mengetahui suhu
puncak awan saat terjadi hujan es. Data pengamatan permukaan seperti suhu udara,
kelembaban relatif dan tekanan udara dianalisis untuk dilihat kecenderungan
polanya. Data MTSAT diolah menggunakan SATAID dengan memilih parameter
akan ditampilkan dan dianalisis. Data Reanalysis diolah menggunakan GrADS untuk
mengeluarkan parameter yang akan dianalisis.Berdasarkan hasil analisis, kejadian
hujan es di Ruteng dipengaruhi oleh adanya aktivitas konvektif yang aktif di pagi
hingga siang hari karena pemanasan matahari yang kuat kemudian didukung oleh
adanya konvergensi dan daerah belokan angin di lapisan bawah atmosfer dan
kelembaban udara yang tinggi pada lapisan atas sehingga mendukung terjadinya
awan cumulonimbus. Dari hasil olahan SATAID terlihat adanya peningkatan nilai
CAPE sebelum dan saat kejadian hujan es dan suhu puncak awan yang mencapai –
40 ℃ pada tanggal 22 Oktober 2013, - 27℃ pada tanggal 5 November 2014 dan –
60℃ pada tanggal 6 November 2014 menunjukkan adanya awan cumulonimbus saat
kejadian hujan es.
Kata Kunci : Hujan es, Labilitas atmosfer, Konvektif, Suhu puncak awan
| 201551042.1 | M 042 MAH k | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain