Skripsi
KAJIAN TERJADINYA HUJAN ES DENGAN MENGGUNAKAN CITRA SATELIT DAN RADAR (Studi Kasus Bali Tanggal 16 Desember 2010 dan Jakarta 22 April 2014) STUDY OF HAIL FORMATION USING SATELLITE AND RADAR (Case Study Denpasar Desember 16’th 2010 and Jakarta April
INTISARI
KAJIAN TERJADINYA HUJAN ES DENGAN MENGGUNAKAN
CITRA SATELIT DAN RADAR
(Studi Kasus Denpasar Tanggal 16 Desember 2010 dan Jakarta 22 April 2014)
By
ISNISA CITRA FIARY
14.14.0047
Berdasarkan standar operasional pelaksanaan peringatan dini cuaca ekstrim Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, hujan es termasuk fenomena yang wajib diinformasikan dalam peringatan dini cuaca ekstrim. Pada tanggal 16 Desember 2010, telah terjadi hujan es di wilayah Denpasar bali pada pukul 08.00 UTC. Pada waktu yang berbeda, juga terjadi kejadian yang sama yaitu hujan es di wilayah Jakarta pada tanggal 22 April 2014 pukul 09.00 UTC. Dalam penelitian ini, digunakan data citra satelit dan citra radar yang di peroleh dari masing-masing stasiun tempat kejadian yaitu Stasiun Meteorologi Ngurah-rai dan Stasiun Meteorologi Cengkareng untuk mengetahui potensi kejadian hujan es sehingga dapat dengan segera memberikan peringatan dini cuaca ekstrim sekurang-kurangnya satu jam sebelum kejadian. Data citra satelit digunakan untuk mengetahui suhu dari puncak awan, sedangkan data citra radar digunakan untuk mengetahui sebaran awan presipitasi beserta besaran reflektifitasnya. Selain itu data radiosonde digunakan sebagai data pendukung untuk mengetahui bagaimana profil atmosfernya pada saat kejadian. Analisis data citra satelit menunjukkan pada saat kejadian hujan es, suhu puncak awan menunjukkan nilai sebesar -56.3 °C untuk wilayah Denpasar dan -60.0°C untuk wilayah Jakarta. Analisis data citra radar menunjukkan adanya nilai reflektifitas yang sangat tinggi dengan nilai sebesar 68.5dBz dengan jarak 1.9 km dari permukaan untuk wilayah Denpasar. Sedangkan untuk wilayah Jakarta nilai reflektifitas tertinggi senilai 64.5 dBz dengan jarak 2 km dari permukaan. Kondisi ini menunjukkan adanya potensi cuaca buruk yang dapat menimbulkan hujan es di wilayah Denpasar dan Jakarta.
Kata Kunci : Peringatan Dini, Cuaca Ekstrim, Hujan Es, Citra Satelit, Radar, Radiosonde.
| 201551047.1 | M 047 FIA k | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain