Skripsi
ANALISIS VARIABILITAS MUSIM TERKAIT ANOMALI SUHU MUKA LAUT SAMUDERA PASIFIK DAN HINDIA PADA ZONA MUSIM DI PROVINSI BALI
INTISARI
Analisis Variabilitas Musim
Terkait Anomali Suhu Muka Laut Samudera Pasifik dan Hindia
Pada Zona Musim di Provinsi Bali
Oleh
A r d i n
24. 14. 0003
Secara klimatologis wilayah Bali hampir seluruhya bertipe hujan monsunal dimana terdapat batas yang jelas antara periode musim hujan dan periode musim kemarau yang oleh BMKG disebut sebagai daerah Zona Musim (ZOM). Namun demikian, datangnya awal musim hujan dan awal musim kemarau di Bali tidaklah selalu sama setiap tahun akibat adanya variabilitas curah hujan. Anomali suhu muka laut di samudera Pasifik dan di samudera Hindia yang sering dikaitkan sebagai faktor yang menyebabkan variasi curah hujan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari anomali suhu muka laut di samudera Pasifik dan Hindia terhadap variasi awal musim dan sifat curah hujan di ZOM Bali.
Penelitian dilakukan dengan tahapan melakukan analisis anomali suhu muka laut di Pasifik dan Hindia untuk mengidentifikasi tahun El Nino/La Nina serta Dipole Mode (+) dan Dipole Mode (-). Selanjutnya menghitung awal musim setiap tahun serta normal musimnya dari curah hujan dasarian. Kemudian curah hujan dasarian dirata-ratakan sesuai tahun anomali suhu muka laut dan dilihat penyimpangan musimnya terhadap normalnya. Metode Conditional Probability digunakan untuk menganalisis peluang maju dan mundurnya awal musim terkait anomali suhu muka laut di kedua wilayah tersebut.
Hasil penelitian menunjukan ketika El Nino dan DM (+) berlangsung, secara signifikan menyebabkan datangnya awal musim hujan di seluruh ZOM Bali menjadi lebih lambat dengan peluang rata-rata 97,8% sehingga musim kemarau berlangsung sangat panjang. Untuk sifat curah hujannya baik periode musim kemarau maupun musim hujan dominan bawah normal. Ketika La Nina dan DM (-) berlangsung menyebabkan awal musim kemarau lebih lambat dengan peluang rata-rata 67,8% sehingga periode musim kemarau menjadi sangat singkat. Fenomena ini juga menyebabkan sifat curah hujan pada periode musim kemarau menjadi di atas normal.
Kata kunci : Variabilitas, Musim, Zona Musim
| 201553003.1 | 550.6 ARD a | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain