Skripsi
ANALISIS KETERSEDIAAN AIR TANAH DAN AWAL MUSIM UNTUK PENENTUAN KALENDER TANAM PADI DAN JAGUNG DI KABUPATEN MAROS
INTISARI
Analisis Ketersediaan Air Tanah dan Awal Musim Untuk Penentuan
Kalender Tanam Padi dan Jagung Di Kabupaten Maros
Oleh
CHATERINA RESTU MALINO
24.14.0004
Kabupaten Maros memiliki potensi kawasan pertanian pangan pada lahan
kering. Namun, pertanian di lahan kering bergantung pada curah hujan untuk
sumber airnya, karena pertanian ini dilaksanakan di atas lahan tanpa penggunaan
irigasi. Penyusunan neraca air dimaksudkan untuk meningkatkan produktivitas
lahan kering dalam penentuan pola tanam yang sesuai dengan ketersediaan air
tanah. Periode tanam yang disusun sebagai suatu kalender didasarkan pada
ketersediaan air tanah (KAT) yang diperoleh dari hasil neraca air tanaman. Secara
umum, di Kabupaten Maros terjadi penurunan KAT terjadi pada saat musim
kemarau, dan membutuhkan 8 hingga 11 dasarian untuk berada di bawah titik layu
permanen, dan membutuhkan 3 hingga 4 dasarian dari awal musim hujan untuk
mencapai kapasitas lapang. Waktu tanam di Kabupaten Maros dapat dimulai pada
bulan Desember, dan memiliki pola tanam padi dan jagung yang sama.
Kata kunci : Ketersediaan air tanah, awal musim, kalender tanam
| 2015.9 | 550.6 MAL a | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain