Skripsi
ANALISIS TINGGI GELOMBANG LAUT DI PERAIRAN UTARA SULAWESI DAN HALMAHERA MENGGUNAKAN WAVEWATCH-III (STUDI KASUS BADAI TROPIS SUDAL, BADAI TROPIS MEGI DAN BADAI TROPIS SONGDA)
INTISARI
ANALISIS TINGGI GELOMBANG LAUT DI PERAIRAN UTARA SULAWESI DAN HALMAHERA MENGGUNAKAN WAVEWATCH-III
(STUDI KASUS BADAI TROPIS SUDAL, BADAI TROPIS MEGI DAN BADAI TROPIS SONGDA)
Oleh :
LYDIA MONIKA
14. 14. 0050
Informasi cuaca pelabuhan dan tinggi gelombang laut sangat dibutuhkan oleh pengguna jasa transportasi laut guna kelancaran pelayaran. Indonesia merupakan negara maritim yang diapit oleh dua benua, sehingga faktor cuaca global sangat mempengaruhi cuaca di Indonesia. Badai tropis adalah salah satu faktor cuaca global yang dapat menimbulkan angin kencang yang memicu gelombang laut menjadi tinggi sehingga mengganggu transportasi laut.
Dalam penelitian ini data yang digunakan berupa data angin, tinggi gelombang signifikan, wind sea, swell, serta periode dari wind sea dan swellyang diperoleh dari aplikasi MIDAS BMKG. Hasil dari keluaran data tersebut kemudian diolah dengan menggunakan GrADS. Tinggi gelombang laut dan kecepatan angin hasil keluaranWavewatch-III menunjukkan terjadinya peningkatan saat terjadi badai, dengan intensitas yang bergantung terhadap jarak antara pusat badai tropis dengan wilayah penelitian. Badai tropis yang terjadi di Perairan Filipina memberikan dampak terhadap tinggi gelombang laut di wilayah penelitian.
Kata kunci : Wavewatch-III, badai tropis, gelombang laut
| 201551050.1 | M 050 MON a | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain