Skripsi
DETEKSI EMISI Ultra Low Frequency (ULF) SEBAGAI INDIKASI PREKURSOR KEJADIAN PRE-SEISMIC DAN CO-SEISMIC DI BALI DETECTION OF ULF EMISSIONS AS PRECURSOR INDICATION OF PRE-SEISMIC AND CO-SEISMIC EVENT IN BALI
Deteksi Emisi Ultra Low Frequency (ULF) Sebagai Indikasi Prekursor Kejadian
Pre-Seismic Dan Co-Seismic Di Bali
Oleh
Aldilla Damayanti Purnama Ratri
34.14.0002
Emisi ULF sebagai akibat dari aktivitas gempa bumi kini menjadi salah satu
prekursor jangka pendek yang menjanjikan. ULF merupakan salah satu frekuensi yang
dipancarkan oleh gelombang Elektromagnetik dengan frekuensi yang sangat rendah sehingga
mempunyai panjang gelombang paling panjang. Akibatnya, ULF bisa terdeteksi hingga ke
permukaan. Beberapa tahun terakhir penelitian semakin berkembang, tidak hanya untuk
prekursor sebelum gempa (Pre-seismic) melainkan juga prekursor saat gempa terjadi (Coseismic).
Berdasarkan analisa data yang diperoleh dari LAPAN dan Stasiun Geofisika
Kupang dengan polarisasi rasio komponen vertikal terhadap horizontal, diperoleh adanya
anomali emisi ULF pada frekuensi 0,012 Hz dan 0,022 Hz yang ditandai dengan peningkatan
emisi ULF beberapa hari sebelum gempa bumi M6,4 22 Juni 2013 dan M5,4 02 April 2013
serta adanya anomali emisi ULF tepat saat terjadi gempa M6,4 pada frekuensi 0,2 Hz dan 0,8
Hz untuk gempa M5,4. Peningkatan emisi ULF tersebut tidak berasosiasi dengan badai
magnetik, sehingga diindikasikan sebagai prekursor gempa bumi. Hal ini diperkuat dengan
nilai DST Index yang tidak menunjukkan adanya gangguan magnetik.
Kata kunci :Co-seismic,DST Index, emisi ULF, prekursor gempa bumi, pre-seismic
| 201552002.1 | G 15 002 RAT d | My Library | Tersedia |
| 201552002.1 | 551.2 RAT d | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain