Perpustakaan STMKG

  • Home
  • Information
  • News
  • Librarian
  • E-Resource STMKG
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KAJIAN KONDISI ATMOSFER SAAT KEJADIAN ASAP
KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI PALANGKA RAYA
(STUDI KASUS TANGGAL 21 SEPTEMBER, 10 DAN 15 OKTOBER 2014)
STUDY OF ATMOSPHERIC CONDITION
AT FOREST AND LAND FIRE SMOKE IN PALANGKA RAYA
(CASE STUDY ON SEPTEMBER 21
Penanda Bagikan

Skripsi

KAJIAN KONDISI ATMOSFER SAAT KEJADIAN ASAP KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI PALANGKA RAYA (STUDI KASUS TANGGAL 21 SEPTEMBER, 10 DAN 15 OKTOBER 2014) STUDY OF ATMOSPHERIC CONDITION AT FOREST AND LAND FIRE SMOKE IN PALANGKA RAYA (CASE STUDY ON SEPTEMBER 21

LIAN ADRIANI - Nama Orang;
★★★★★Belum ada rating
Login untuk memberi rating

INTISARI
KAJIAN KONDISI ATMOSFER SAAT KEJADIAN ASAP
KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI PALANGKA RAYA
(STUDI KASUS TANGGAL 21 SEPTEMBER, 10 DAN 15 OKTOBER 2014)
Oleh
Lian Adriani
14.14.0013
Hampir setiap tahunnya di daerah Kalimantan Tengah dan sekitarnya terjadi kebakaran hutan dan lahan. Hal ini terjadi baik ulah manusia maupun alam. Faktor cuaca juga mempengaruhi potensi mudahnya terjadi kebakaran hutan.
Pembakaran yang tidak sempurna menghasilkan asap dan partikel debu dalam jumlah banyak, sehingga dapat mengganggu keadaan atmosfer permukaan. Asap juga merupakan aerosol yang ada di atmosfer yang berukuran kecil. Aerosol yang berukuran kecil dapat memancarkan radiasi matahari dan mengurangi jarak pandang. Semakin tinggi konsentrasi aerosol yang ada di atmosfer, maka radiasi matahari yang sampai di permukaan bumi semakin berkurang. Besarnya pengaruh aerosol terhadap radiasi matahari dapat dinyatakan dalam AOD atau Aerosol Optical Depth (tanpa satuan). Penyebaran asap terjadi tidak hanya secara gerak horizontal yang terbawa oleh angin, tetapi juga terjadi secara gerak vertikal sehingga dapat diketahui ketinggian asap sampai pada lapisan tertentu.
Faktor cuaca seperti curah hujan yang rendah, suhu tinggi, dan kelembaban udara rendah yang terjadi dalam beberapa hari secara terus menerus, bisa mempercepat proses pengeringan bahan bakar sehingga mempermudah terjadinya kebakaran hutan. Dampak kebakaran hutan, asap pekat menyebabkan nilai AOD tinggi, radiasi matahari berkurang dan jarak pandang menurun hingga < 500 m. Penyebaran asap secara vertikal, umumnya lebih pekat di dekat permukaan karena kondisi atmosfer yang stabil ditandai dengan kecepatan vertikal di permukaan bernilai positif, menandakan tidak ada gerak vertikal ke atas sehingga asap pekat tertahan di permukaan.
Kata kunci: Asap kebakaran hutan, AOD (Aerosol Optical Depth), Gerak vertikal


Ketersediaan
#
My Library M 013 ADR k
201551013.1
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
551.5 ADR k
Penerbit
: ., 0
Deskripsi Fisik
xii;57hal;illus;30x15cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
551.5 ADR k
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Asap kebakaran hutan
AOD (Aerosol Optical Depth)
Gerak vertikal
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STMKG
  • Perpustakaan Digital STMKG
  • Jurnal STMKG
  • Website STMKG
  • Website BMKG
  • Perpustakaan BMKG
  • JDIH BMKG
  • PPID BMKG
  • E-Resources Perpusnas
  • Indonesia OneSearch

Tentang Kami

Visi: 

Menjadi perpustakaan unggul yang menyediakan sumber daya informasi ilmiah dan teknologi di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika untuk mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di STMKG.

Misi:

  1. Menyediakan akses informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses bagi civitas akademika di STMKG.
  2. Meningkatkan kualitas layanan perpustakaan dengan mengintegrasikan teknologi informasi terkini dalam sistem pengelolaan dan pelayanan.
  3. Memperbaharui dan memperkaya koleksi bahan pustaka sesuai dengan kebutuhan kurikulum dan penelitian di STMKG.
  4. Meningkatkan budaya literasi informasi melalui kegiatan pelatihan dan workshop kepada taruna dan dosen

 

Instagram Perpustakaan STMKG

Ikuti kabar terbaru kami

Lihat kegiatan, informasi layanan, dan koleksi terbaru kami.

@perpustakaanstmkg
@perpustakaanstmkg Buka feed di Instagram

© 2026 — Perpustakaan STMKG

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?