Skripsi
ANALISIS GEMPABUMI PEMBANGKIT TSUNAMI BERDASARKAN PROSES SUMBER PADA STUDI KASUS GEMPABUMI DI WILAYAH BAGIAN BARAT SUMATRA ANALYSIS OF EARTHQUAKES GENERATING TSUNAMI BASED ON SOURCE RUPTURE PROCESS, A CASE STUDY OF EARTHQUAKES IN WESTERN SUMATRA REGI
Analisis Gempabumi Pembangkit Tsunami Berdasarkan Proses Sumber
pada Studi Kasus Gempabumi di Wilayah Bagian Barat Sumatra
Oleh
Indira
34.14.0014
Secara seismologi, wilayah bagian Barat Sumatra merupakan salah satu
wilayah yang aktif terjadi gempabumi di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari
frekuensi gempabumi yang mengakibatkan tsunami, sehingga penelitian mengenai
proses sumber dibutuhkan untuk memahami gempabumi yang membangkitkan
tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakteristikkan gempabumi besar
dan membandingankan antara gempabumi pembangkit tsunami dan bukan
pembangkit tsunami berdasarkan proses sumber gempabumi di wilayah tersebut.
Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk kepentingan mitigasi
bencana gempabumi dan tsunami. Penelitian ini menggunakan data waveform
teleseismik yang diperoleh dari Incorporated Research Institutions for
Seismology-Data Manager Center (IRIS-DMC). Data tersebut merupakan data
gempabumi yang membangkitkan tsunami yaitu: Bengkulu 12 September 2007,
Mentawai 25 Oktober 2010 dan gempabumi yang tidak membangkitkan tsunami
yaitu: Bengkulu 4 Juni 2000, Mentawai 12 September 2007. Data diolah dengan
menggunakan metode inversi waveform, sehingga didapatkan karakteristik
gempabumi besar yaitu besarnya nilai momen seismik 0,4756x1021 - 0,2795x1022
Nm setara dengan magnitude momen (Mw) 7,7 – 8,2 serta perbandingan
gempabumi pembangkit tsunami dengan gempabumi bukan pembangkit tsunami
berdasarkan durasi rupture dan kedalaman gempabumi, yaitu gempabumi
pembangkit tsunami memiliki durasi rupture > 90 detik dengan kedalaman gempa
sangat dangkal < 35 km dan gempabumi bukan pembangkit tsunami memiliki
durasi rupture < 50 detik dengan kedalaman gempa lebih dalam > 40 km.
Kata kunci : Proses sumber, momen seismik, durasi rupture
| 201552014.1 | G 15 014 IND a | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain