Skripsi
ANALISIS TREN INDEKS CURAH HUJAN DAN PELUANG CURAH HUJAN UNTUK PENENTUAN AWAL TANAM TANAMAN PANGAN DI LAMPUNG RAINFALL INDICES TREND ANALYSIS AND RAINFALL PROBABILITY TO DETERMINE THE PLANTING ONSET OF CROPS IN LAMPUNG
INTISARI
ANALISIS TREN INDEKS CURAH HUJAN DAN PELUANG CURAH
HUJAN UNTUK PENENTUAN AWAL TANAM TANAMAN PANGAN DI
LAMPUNG
Oleh
NURUL KHATIMAH
24.14.0026
Provinsi Lampung adalah salah satu sentra penghasil tanaman pangan
terbesar di Indonesia, namun kondisi iklim ekstrim seperti kekeringan dapat
mengganggu produksi pertanian. Strategi mitigasi diperlukan untuk sebagai usaha
untuk mencegah kerugian akibat bencana kekeringan. Salah satu cara adalah
dengan mengetahui karakteristik curah hujan dan awal tanam yang tepat di suatu
wilayah. Berdasarkan hal tersebut dilakukan analisis tren indeks curah hujan dan
peluang dua dasarian kering berturut-turut dan peluang akumulasi curah hujan
forward (75 mm dan 200 mm) dan backward (500, 300, dan 100 mm) yang
dilakukan di delapan pos hujan di Lampung dengan series data dari tahun 19981-
2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren frekuensi hujan lebat, hari sangat
basah, hari ekstrim basah, jumlah total curah hujan, hujan maksimum dalam 1 hari,
hujan maksimum dalam 3 hari, dan hujan maksimum dalam 5 hari menunjukkan
penurunan tren, sedangkan kenaikan tren terjadi pada indeks hari hujan dan hari
tanpa hujan berturut-turut. Berdasarkan nilai peluang dua dasarian kering berturutturut ≤ 10% dan peluang curah hujan forward dan backward ≥ 80%, awal tanam
dapat dilakukan pada Nopember dasarian II di Gisting Atas, Desember dasarian I
di Bunga Mayang, Astra Ksetra, Bekri, dan Bendung Garongan, Desember dasarian
II di Pajaresuk, Desember dasarian III di Stasiun Meteorologi Radin Inten, dan
Januari dasarian III di Taman Bogo.
Kata Kunci : Tren, dua dasarian kering berturut-turut, peluang akumulasi curah
hujan forward (75 dan 200 mm) dan backward (500,300, dan 100 mm)
| 201553026.1 | K 15 026 KHA a | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain