Skripsi
ANALISIS DISTRIBUSI POLA CURAH HUJAN DAN HARI HUJAN PERIODE 2002-2012 DI PROVINSI PAPUA DAN PAPUA BARAT DISTRIBUTION ANALYSIS OF RAINFALL AND RAINY DAY PATTERN PERIOD 2002-2012 IN THE PROVINCE OF PAPUA AND WEST PAPUA
INTISARI
ANALISIS DISTRIBUSI POLA CURAH HUJAN DAN HARI HUJAN
PERIODE 2002-2012 DI PROVINSI PAPUA DAN PAPUA BARAT
Oleh
Linda Natalia So’langi
24.14.00I7
Saat ini provinsi Papua dan Papua Barat sedang mengalami pembangunan
yang sangat pesat sehingga informasi pola distribusi curah hujan dan hari hujan
sangat diperlukan masyarakat di wilayah ini. Namun keterbatasan jumlah stasiun
pengamatan yang ada menyebabkan informasi pola distribusi yang dihasilkan
selama ini kurang dapat mempresentasikan keadaan sebenarnya. Seiring dengan
kemajuan teknologi, pemanfaatan data satelit dapat digunakan terutama pada
tempat-tempat yang sulit dijangkau oleh peralatan konvensional. Tujuan
penelitian ini adalah membandingkan bagaimana distribusi pola curah hujan dan
hari hujan di wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat berdasarkan data
pengamatan dan data satelit TRMM.
Data yang digunakan adalah curah hujan harian dari I7 stasiun, data curah
hujan harian satelit TRMM 3B42RT TMPA 0,150 x 0,150 serta data TRMM
harian yang dikoreksi terhadap data observasinya selama periode 2002-2012.
Metode koreksi yang digunakan adalah mencari factor koreksi dari modus
frekuensi kelas. Selanjutnya data ini akan dipetakan menggunakan software arcgis
dengan metode interpolasi IDW untuk mendapatkan sebaran spasialnya setiap
bulan. Analisa pola distribusi ini dilakukan dengan membandingkan output peta
curah hujan dan hari hujan bulanan berdasarkan data observasi, TRMM original
maupun TRMM yang telah dikoreksi.
Hasil kajian menunjukkan pola distribusi curah hujan dan hari hujan yang
dihasilkan oleh data observasi memberikan hasil interpolasi yang kurang bagus
(kasar) dikarenakan kurangnya detail degradasi warna akibat data yang sedikit.
Sedangkan Pola distribusi dari data satelit mempresentasikan lebih detail variasi
curah hujannya dikarenakan data yang dihasilkan lebih banyak dengan resolusi
yang tinggi sehingga mampu menangkap kontur-kontur ketinggian pada wilayah
penelitian. Curah hujan ekstrim tahunan tertinggi mencapai 6653 mm berada di
wilayah kordinat -5.I5 LS I38.75 BT (sekitar wilayah tanah merah ) dan Hari
hujan ekstrim tahunan terbanyak berada di wilayah kordinat -3.5 LS I37.5 BT
(sekitar wilayah Nabire) yaitu berjumlah 3I8 hari.
Kata kunci : TRMM, IDW, curah hujan, hari hujan
| 201553017.1 | K 15 017 SOL a | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain