Compact Disc
JURNAL SIMULASI ANGIN LAUT TERHADAP CURAH HUJAN DI GORONTALO (STUDI KASUS BULAN NOVEMBER 2014)
ABSTRAK
Gorontalo merupakan salah satu daerah dengan letak geografis dekat dengan garis ekuator sebelah utara Indonesia tengah, yang memiliki tipe iklim basah serta pola musim hujan ekuatorial dengan puncak berada pada bulan Mei dan November (BMKG Gorontalo, 2014). Gangguan cuaca yang mempengaruhi wilayah Gorontalo dan sekitarnya adalah gangguan cuaca skala global hingga lokal. Salah satu gangguan cuaca skala lokal yang berpengaruh adalah interaksi angin darat dan angin laut. Hasil simulasi model WRF-EMS diperoleh bahwa interaksi angin darat dan angin laut dikenali pada sekitar daerah penelitian, khususnya daerah-daerah sepanjang pesisir pantai yang memiliki topografi lebih tinggi dari 500 meter. Nilai kelembaban relatif yang cukup besar (80 – 90 %) berada di sekitar daerah dengan topografi yang lebih tinggi. Hal ini merupakan hasil interaksi angin laut dan angin lembah yang mengalami pengangkatan orografi. Dengan hasil verifikasi data sinoptik permukaan menunjukkan bahwa parameter cuaca kelembaban relatif memiliki performa yang baik dalam hal pola namun memiliki nilai selisih yang cukup besar, dan verifikasi arah serta kecepatan angin permukaan memiliki performa yang kurang memuaskan dengan nilai korelasi tertinggi 0,60 dan nilai MAE terendah sebesar 2. Sehingga tidak ditemukan keterkaitan yang signifikan antara pembentukan curah hujan dengan interaksi dua angin laut ini.
Kata kunci : WRF-EMS, angin laut, kelembaban relatif, angin
| JURPDFM00001.1 | 551.5 VAH j | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain