Compact Disc
JURNAL PENGARUH AWAN CUMULONIMBUS TERHADAP TINGGI GELOMBANG LAUT DI SELAT SUNDA
Abstrak
Selat Sunda berada di wilayah yang sangat strategis, terletak di antara Pulau Sumatera dan
Pulau Jawa Negara Indonesia. Lokasi Selat Sunda berada di iklim maritim tropis sehingga
berpotensi untuk tumbuhnya awan-awan Cumulonimbus cukup tinggi. Angin kencang yang berasal
dari downburst awan Cumulonimbus berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut yang dapat
mempengaruhi kelancaran aktifitas di Selat Sunda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh awan Cumulonimbus terhadap tinggi gelombang laut di Selat Sunda.
Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan data tinggi gelombang laut dari HF Radar
dan data satelit OCAI sebagai identifikasi awan Cumulonimbus, serta data hasil keluaran model
WRF-ARW berupa kecepatan angin permukaan yang merupakan faktor penentu pertumbuhan
gelombang laut. Analisis dilakukan dengan melihat tinggi gelombang saat awan Cumulonimbus
berada di lokasi penelitian dan sekitar lokasi penelitian, serta menganalisis hubungan kecepatan
angin dan tinggi gelombang laut di Selat Sunda. Hasil penelitian menunjukkan secara umum awan
Cumulonimbus yang berkembang secara lokal di Selat Sunda akan meningkatkan tinggi gelombang
laut setempat. Tinggi gelombang laut mencapai 4,4 m ketika berkembang awan Cumulonimbus di
dalam sistem, tinggi gelombang laut mencapai 2,8 m ketika berada di sekitar sistem awan
Cumulonimbus, serta tinggi gelombang laut mencapai 1,4 m ketika tidak ada awan Cumulonimbus
yang berkembang. Data kecepatan angin kurang memberikan informasi ketika dihubungkan dengan
data tinggi gelombang laut, sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.
Kata kunci: Cumulonimbus, tinggi gelombang laut, model WRF-ARW
| JURPDFM00010.1 | 551.5 PRA j | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain