Compact Disc
JURNAL ANALISIS AMBANG BATAS CURAH HUJAN EKSTREM HARIAN MENGGUNAKAN METODE PERSENTIL KE-95 DI STASIUN KLIMATOLOGI SIANTAN PONTIANAK
Salah satu definisi mengenai hujan ekstrem ialah definisi hujan ekstrem secara klimatologis, di
mana hujan ekstrem diartikan sebagai curah hujan yang jarang terjadi pada periode waktu yang
ditentukan, biasanya ditunjukkan oleh bagian tail pada suatu sebaran data, sehingga ambang batas
curah hujan ekstrem bervariasi baik secara spasial maupun temporal. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui berapa ambang batas curah hujan ekstrem harian di Stasiun Klimatologi Siantan pada
periode 2001-2010.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan melakukan perhitungan persentil ke-
95, di mana curah hujan yang terletak pada persentil ke-95 tersebut dianggap sebagai ambang batas
curah hujan ekstrem harian.
Dari hasil pengolahan data yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa ambang batas curah
hujan ekstrem harian tertinggi di Stasiun Klimatologi Siantan terjadi pada bulan Agustus yaitu sebesar
83mm, sedangkan ambang batas curah hujan ekstrem harian terendah terjadi pada bulan Februari yaitu
sebesar 41 mm.
Kata kunci : Persentil ke-95, ambang batas, hujan ekstrem
| JURPDFK00021.1 | 551.6 HAL j | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain