Compact Disc
JURNAL ANALISIS DAN SIMULASI SEBARAN API KEBAKARAN HUTAN MENGGUNAKAN WRF-FIRE (Studi Kasus Kebakaran Hutan Sumatera Selatan 12 September 2014)
Abstrak
Indonesia merupakan negara kepulauan dengan iklim tropis yang memiliki hutan hampir disetiap pulau. Hutan ini sangat penting fungsinya untuk ekosistem bagi habitat hewan, tumbuhan, dan makhluk hidup lainnya. Kerusakan hutan berdampak akan munculnya bencana seperti banjir, tanah, longsor, erosi, dan bencana alam lainnya. Kebakaran menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan hutan di Indonesia. Oleh karena ini sangat penting untuk memodelkan prilaku kebakaran hutan guna mengelola dalam pencegahan kebakaran, perencanaan pengontrolan kebakaran untuk mengurangi perluasan dari dampak kebakaran itu sendiri serta membantu dalam menaksirkan kerugian bahaya kebakaran. Dalam penelitian ini mengkaji studi kasus kebakaran hutan di Sumatera Selatan tanggal 12 September 2014.
Penelitian ini di lakukan dengan melakukan simulasi sebaran api kebakaran hutan menggunakan WRF-fire merupan kombinasi model Weather Research Forecasting (WRF) dengan ARW dynamic core dengan model sebaran api semi-empiris. Cara analisis data dan hasil penelitian menggunakan analisis deskriptif, komparatif, dan spasial. Hasil penelitian menunjukan bahwa data angin hasil luaran model identik dengan data angin sebenarnya dengan korelasi positif 0,527 pada arah dominan barat laut. Arah dan kecepatan angin dari model sesuai dengan sebaran api kebakaran hutan yang dominan menuju ke barat laut dengan korelasi positif 0,849. Namun dari verifikasi dengan data olahan citra satelit Terra/Aqua dari Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) untuk luasan lahan yang terbakar terdapat perbedaan, luasan lahan yang terbakar pada model 1650 ha sementara olahan citra satelit 1000 ha. Hal ini menunjukan model WRF-Fire memiliki sifat overestimate dari kejadian sebenarnya.
Kata kunci : WRF-Fire, kebakaran hutan, Sumatera Selatan
| JURPDFM00051.1 | 551.5 SYA | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain