Compact Disc
JURNAL PREDIKSI CURAH HUJAN BULANAN DENGAN PREDIKTOR SUHU MUKA LAUT DI STASIUN METEOROLOGI MERAUKE
Pendekatan statistik banyak digunakan untuk membuat prediksi curah hujan. Salah satu
prediktor yang banyak digunakan untuk memprediksi curah hujan adalah suhu muka laut (SML),
dalam beberapa penelitian di simpulkan bahwa suhu muka laut tidak secara simultan
mempengaruhi curah hujan pada suatu wilayah tetapi seringkali di pengaruhi oleh SML 1 atau 2
bulan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mencari SML yang berpengaruh terhadap
terjadinya hujan di Stasiun Meterologi Merauke serta metode yang paling baik digunakan untuk
memprediksi curah hujan. Data yang digunakan meliputi data Curah Hujan (CH) bulanan Stasiun
Meteorologi Merauke periode (1998-2012) dan data SML bulanan yang digunakan merupakan data
SML di sekitaran wilayah papua dengan luasan 125°-151ºBT dan 5°LU-15ºLS dengan resolusi 2° x
2° periode 1988-2012, Metode yang digunakan adalah Regresi linier Sederhana, Regresi linier
Berganda, Regresi Komponen Utama, Regresi Stepwise dan metode Ensemble mean yang
merupakan gabungan dari 4 model tunggal sebelumnya. Hasil dari masing-masing model tersebut
kemudian di validasi dengan melihat nilai korelasi dan nilai RMSE. Berdasarkan hasil kajian
diperoleh hasil, grid 53 SML dengan time lag 2 bulan memiliki nilai korelasi yang paling kuat
positif dan, grid 92 SML time lag 1 bulan memiliki nilai korelasi paling kuat negatif terhadap curah
hujan d Stamet Merauke serta secara umum model prediksi curah hujan yang di bangun
menggunakan regresi komponen utama menunjukkan performa yang paling baik diantara
keseluruhan model.
Kata kunci : Curah hujan, Suhu muka laut, Time lag
| JURPDFK00033.1 | 551.6 WID j | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain