Compact Disc
JURNAL UJI SENSITIVITAS MODEL NUMERIK WRF-ARW PADA SIMULASI HUJAN LEBAT DI PEKANBARU (STUDI KASUS TANGGAL 7 MARET 2015)
Kejadian hujan lebat yang terjadi di wilayah Kota Pekanbaru pada tanggal 7 Maret 2015
cukup menarik perhatian. Kejadian tersebut merupakan hujan lebat pertama setelah Kota
Pekanbaru dilanda cuaca panas dengan suhu yang cukup tinggi selama beberapa bulan terakhir.
Mengingat kondisi fisis atmosfer di daerah tropis sangat bervariasi, maka perlu dilakukan
simulasi kejadian hujan lebat dengan menggunakan model numerik Weather Research and
Forecasting – Advanced Research WRF (WRF-ARW) untuk mengetahui kondisi atmosfer yang
terjadi di daerah tersebut. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian terhadap sembilan
konfigurasi skema parameterisasi mikrofisis dan kumulus model WRF-ARW yang berbeda. Dari
hasil verifikasi secara dikotomi, spasial, dan kuantitatif terhadap hasil keluaran sembilan
konfigurasi skema tersebut, dapat diketahui bahwa konfigurasi skema 9 yang terdiri dari skema
WSM3 untuk mikrofisis, YSU untuk PBL, dan Grell Devenyi untuk kumulus dianggap skema yang
paling baik dalam mensimulasikan kejadian hujan lebat di Pekanbaru tanggal 7 Maret 2015. Dari
analisis hasil keluaran skema terpilih tersebut diketahui bahwa kondisi atmosfer di atas wilayah
Pekanbaru cukup basah yang ditunjukkan dengan nilai kelembaban udara per lapisan yang tinggi,
didukung dengan nilai CAPE yang cukup tinggi serta adanya arus konvergensi, dimana kondisi
tersebut sangat mendukung proses pembentukkan awan-awan konvektif yang dapat menyebabkan
terjadinya hujan lebat.
Kata kunci : hujan lebat, skema parameterisasi, WRF-ARW, Pekanbaru.
| JURPDFM00065.1 | 551.5 PUR j | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain