ABSTRAK KAJIAN HUJAN LEBAT DENGAN WRF-ARW DI WILAYAH BUNTOK BARITO SELATAN (STUDI KASUS TANGGAL 31 MEI 2015) Oleh SAEFUDIN CIPTO ADI RAHARJO NPT: 13. 12. 2645 Pada tanggal 31 Mei 2015 di wilayah Buntok telah terjadi hujan dengan intensitas lebat. Mengingat kejadian ini telah menimbulkan tingkat kerugian yang cukup besar dan ada kemungkinan untuk terulang kembali, maka kajian tentang h…
Aerosonde
ABSTRAK Pada awalnya pemodelan cuaca dikembangkan sebagai bahan penelitian, namun sekarang telah dikembangkan secara luas untuk prakiraan cuaca jangka pendek maupun jangka panjang. Secara umum penelitian masih dilakukan dalam skala meso dan belum mencapai skala lokal dan hasilnya kurang memuaskan. Untuk hal itu diperlukan kajian apakah model bisa melihat terjadinya cuaca ekstrem yang me…
Tanggal 3 April 2013 terjadi curah hujan lebat ( curah hujan 110 mm dalam satu hari ) yang menyebabkan banjir di sebagian besar wilayah Putussibau. Variabilitas kondisi atmosfer pada daerah khatulistiwa yang tinggi mengakibatkan kesulitan dalam simulasi cuaca khususnya di Putussibau. Maka dari pada itu dibutuhkan model cuaca skala meso yang mampu mendekati kondisi atmosfer sesungguhnya. Salah …
Abstrak Awan Cumulonimbus (Cb) merupakan awan yang berbahaya khusunya bagi penerbangan. Pesawat seharusnya mendapat pelarangan ketika terbang melewati ke dalam area dimana terdeteksi adanya aktivitas awan Cb. Keberadaan awan Cb diperlukan dalam pembuatan prakiraan cuaca jangka pendek, dimana dalam pembuatannya dibutuhkan rumusan sederhana dan mudah dipahami. Rumusan tersebut dikaji dari par…
ABSTRAK Negara Indonesia terletak di wilayah khatulistiwa yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari pulau-pulau dan dikelilingi oleh lautan. Tingginya pemanasan dan tersedianya banyak uap air secara fisis merupakan lahan subur bagi pertumbuhan awan-awan konvektif yang menyebabkan terjadinya badai Guntur (thunderstorm). Daerah Jabodetabek dan sekitarnya merupakan salah satu daerah di Indon…
Abstrak Squall line adalah barisan awan Cumulonimbus yang memanjang beberapa puluh kilometer hingga ratusan kilometer. Squall line menyebabkan hujan lebat dan angin kencang. Salah satu contoh squall line di wilayah tropis adalah Sumatera Squall yang tumbuh di Pulau Sumatera atau Selat Malaka dan bergerak ke timur terjadi antara Maret hingga November pada malam hari setiap tahunnya. WRF-ARW mer…
ABSTRAK Kejadian cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang terjadi pada tanggal 11 Juni 2014 di Luwuk, Sulawesi Tengah dan sekitarnya telah memberikan dampak yang cukup merugikan. Untuk itu diperlukan adanya analisa dinamika atmosfer agar diketahui bagaimana kondisi atmosfer pada saat kejadian hujan lebat tersebut. Metode yang dilakukan adalah dengan melakukan analisis terhadap beberapa output WRF…